JAKARTA, NortonNews.com – Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengungkapkan bahwa proses rotasi pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada era Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk ditangguhkan.
Menurut Bimo, keputusan tersebut diambil setelah ditemukan sejumlah nama yang diketahui tidak menjalani proses assessment dan talent management.
Ia menjelaskan, rotasi pejabat tersebut sebelumnya justru merupakan usulan dari pihak DJP.
Bimo menjelaskan, rotasi tersebut pada awalnya merupakan usulan dari pihaknya.
Namun, ia menemukan beberapa nama yang disebutnya sebagai “nama-nama ajaib” karena tidak mengikuti tahapan assessment dan talent management.
Dilansir dari Kompas.com – Temuan tersebut kemudian menjadi alasan bagi Bimo bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk meminta agar proses rotasi tersebut ditunda atau dibatalkan terlebih dahulu.
Pernyataan itu disampaikan Bimo saat ditemui di kantor Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (16/9/2026).























































You must be logged in to post a comment Login