NortonNews.com – Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk menjaga kestabilan pasokan energi nasional di tengah kondisi global yang dinamis, salah satunya dengan memperluas pencarian sumber minyak mentah dari berbagai negara.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan terganggunya pasokan energi akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Presiden memerintahkan untuk segera mencari sumber pasokan minyak dari berbagai negara sekaligus memaksimalkan seluruh potensi energi dalam negeri, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, pemerintah berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional, dengan produksi solar domestik yang saat ini dinilai sudah mampu memenuhi kebutuhan tanpa harus mengimpor.
“Perlu saya tegaskan kepada rakyat Indonesia, Insyaallah kita tidak lagi mengimpor solar,” kata Bahlil Lahadalia.
“Artinya sudah jelas, sekitar 50 persen kebutuhan bensin masih dipenuhi dari impor, sementara sebagian lainnya dari dalam negeri.
Dilansir dari Kompas.com- Namun, kami terus mengupayakan alternatif, termasuk untuk minyak mentah,” kata Bahlil Lahadalia, seraya mengimbau masyarakat tetap tenang dan bijak dalam penggunaan energi.
Kebutuhan BBM dan LPG dipastikan tetap aman.
Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah terus menjaga pasokan, cadangan energi, serta stabilitas harga di tengah ketidakpastian global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah yang dirasakan banyak negara.
Ia juga menyebut konflik tersebut masih sulit diprediksi kapan akan berakhir.
Meski demikian, pemerintah memastikan pasokan BBM—baik bensin maupun solar—serta LPG di dalam negeri masih aman.
Dikutip dari Kompas.com, Jumat (27/3/2026), rincian ketahanan energi saat ini menunjukkan solar sudah tidak lagi bergantung pada impor, bensin masih sekitar 50 persen diimpor, dan LPG sekitar 70 persen masih berasal dari luar negeri.
Kendati begitu, pemerintah terus memperluas sumber pasokan energi dari berbagai negara demi mengantisipasi potensi gangguan global.
Menurut Bahlil Lahadalia, menjaga ketahanan energi nasional membutuhkan dukungan masyarakat dalam penggunaan energi yang hemat dan tepat guna.
Ia mengingatkan agar LPG digunakan seperlunya dan BBM di SPBU tidak dipakai untuk kepentingan industri, demi menjaga efisiensi energi bersama.
Dalam kondisi global yang tidak menentu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan waspada, serta menggunakan energi secara bijak demi menjaga kestabilan pasokan nasional.
Ia menekankan bahwa situasi saat ini masih aman, tetapi dukungan dan partisipasi masyarakat tetap diperlukan demi menjaga ketahanan energi nasional secara berkelanjutan, ujar Bahlil Lahadalia.






















































You must be logged in to post a comment Login