NortonNews – Polisi memastikan jasad pria yang ditemukan mengapung di pesisir Pantai Kampung Nelayan 1, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, bukan bagian dari rombongan lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, jasad tersebut diketahui berinisial JN (55), warga Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang.
JN pertama kali ditemukan warga yang hendak mengambil jemuran ikan asin. Setelah melihat jasad mengapung di perairan pesisir, warga melaporkan temuan tersebut kepada masyarakat sekitar dan bersama-sama melakukan evakuasi pada Senin (28/9/2026).
Dilansir dari okezone.com – Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari pihak keluarga. Dari informasi yang diperoleh, JN diketahui telah beberapa hari tidak pulang ke rumah. Sebelum pergi, ia sempat berpamitan kepada keluarga untuk memancing.
Polda Banten memastikan JN tidak berkaitan dengan insiden hilang kontak Kapal Arupadhatu 1 di Perairan Selat Sunda yang membawa rombongan jurnalis. Identitas korban juga telah dikonfirmasi berdasarkan keterangan keluarga.
Pihak keluarga menerima meninggalnya JN sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Setelah proses penanganan selesai, jenazah JN kemudian dibawa keluarga ke rumah duka.










































You must be logged in to post a comment Login