JAKARTA, NortonNews.com – Sejumlah pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengaku mengalami penurunan penjualan setelah harga komoditas tersebut mengalami kenaikan. Salah satunya Hasna (60), yang menyebut tingginya harga cabai membuat konsumen mengurangi jumlah pembelian.
Menurut Hasna, kondisi tersebut turut berdampak pada perputaran modal yang dikeluarkannya karena hasil penjualan terkadang tidak mampu menutup modal. Ia khawatir kenaikan harga yang terus berlanjut membuat cabai semakin sulit terjual dan memengaruhi penghasilannya sehari-hari.
Hasna menyebut harga cabai keriting yang saat ini ia jual mencapai sekitar Rp60.000 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut membuat Hasna semakin sulit memperoleh keuntungan dari hasil penjualan cabai. Ia mengaku saat ini bisa mengembalikan modal saja sudah dianggap cukup, bahkan tidak jarang harus mengalami kerugian.
Hasna menuturkan, dirinya pernah mengalami kerugian hingga sekitar Rp400.000 karena cabai yang dibelinya tidak seluruhnya terjual. Menurut dia, cabai yang terlalu lama tersimpan dapat menyusut kualitas dan jumlahnya, bahkan sebagian bisa rusak akibat dimakan tikus.























































You must be logged in to post a comment Login