
Ilustrasi Tepung Terigu. (Shutterstock/Shebeko)
Jakarta, Norton News – Dikutip dari Kompas.com, diet tanpa tepung semakin populer di kalangan masyarakat yang ingin menjalani gaya hidup sehat. Menghindari konsumsi makanan berbahan dasar tepung, seperti mi instan, roti putih, kue, dan martabak, terbukti memberikan dampak positif bagi tubuh. Tepung putih sendiri sering disebut sebagai “kalori kosong” karena rendah kandungan nutrisi penting, seperti serat, protein, mineral, dan lemak sehat. Selain itu, produk tepung mudah dicerna tubuh, yang dapat menyebabkan fluktuasi drastis pada kadar gula darah.
Efek yang Terjadi saat Menghentikan Konsumsi Tepung:
- Tubuh Menjadi Lesu dan Cepat Lelah
Menurut Verywell Health, makanan berbahan tepung mengandung karbohidrat sederhana yang tinggi gula. Tubuh mengolahnya menjadi energi dengan cepat, sehingga terjadi lonjakan gula darah yang diikuti penurunan mendadak. Akibatnya, tubuh menjadi lemas dan cepat lelah. - Menurunkan Risiko Diabetes
Livestrong menyebutkan bahwa lonjakan dan penurunan gula darah yang drastis dapat memicu rasa lapar, meningkatkan risiko obesitas, dan bahkan diabetes. Dengan mengurangi konsumsi tepung, risiko penyakit ini berkurang, menjadikan tubuh lebih sehat. - Penurunan Berat Badan
Mengganti tepung dengan makanan utuh kaya protein dan nutrisi dapat membantu menurunkan berat badan, termasuk mengurangi berat air. Menurut Eat This, setiap gram karbohidrat mengikat 3 gram air. Dengan mengurangi asupan tepung, tubuh kehilangan kelebihan air, sehingga berat badan turun. - Perubahan Suasana Hati
Karbohidrat dari makanan berbahan tepung dapat merangsang pelepasan serotonin, hormon yang memengaruhi suasana hati. Menurut Massachusetts Institute of Technology (MIT), penghentian konsumsi makanan tepung dapat menyebabkan perubahan suasana hati, terutama pada tahap awal diet. - Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Penelitian yang diterbitkan di PLOS One menunjukkan bahwa karbohidrat olahan, seperti tepung putih, dapat meningkatkan kadar asam lemak dalam tubuh, yang berkontribusi pada risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Dengan mengurangi konsumsi tepung, risiko penyakit jantung juga menurun.
Diet tanpa tepung tidak hanya membantu menurunkan berat badan tetapi juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, mulai dari menurunkan risiko diabetes hingga menjaga kesehatan jantung.





















































You must be logged in to post a comment Login