Connect with us

Hi, what are you looking for?

Health

Diet Tanpa Tepung: Manfaat dan Dampaknya Bagi Tubuh

4 Cara Pilih Tepung Terigu yang Bagus, Bekal Bikin Kue dan Jajanan

Ilustrasi Tepung Terigu. (Shutterstock/Shebeko)

Jakarta, Norton News – Dikutip dari Kompas.com, diet tanpa tepung semakin populer di kalangan masyarakat yang ingin menjalani gaya hidup sehat. Menghindari konsumsi makanan berbahan dasar tepung, seperti mi instan, roti putih, kue, dan martabak, terbukti memberikan dampak positif bagi tubuh. Tepung putih sendiri sering disebut sebagai “kalori kosong” karena rendah kandungan nutrisi penting, seperti serat, protein, mineral, dan lemak sehat. Selain itu, produk tepung mudah dicerna tubuh, yang dapat menyebabkan fluktuasi drastis pada kadar gula darah.

Efek yang Terjadi saat Menghentikan Konsumsi Tepung:

  1. Tubuh Menjadi Lesu dan Cepat Lelah
    Menurut Verywell Health, makanan berbahan tepung mengandung karbohidrat sederhana yang tinggi gula. Tubuh mengolahnya menjadi energi dengan cepat, sehingga terjadi lonjakan gula darah yang diikuti penurunan mendadak. Akibatnya, tubuh menjadi lemas dan cepat lelah.
  2. Menurunkan Risiko Diabetes
    Livestrong menyebutkan bahwa lonjakan dan penurunan gula darah yang drastis dapat memicu rasa lapar, meningkatkan risiko obesitas, dan bahkan diabetes. Dengan mengurangi konsumsi tepung, risiko penyakit ini berkurang, menjadikan tubuh lebih sehat.
  3. Penurunan Berat Badan
    Mengganti tepung dengan makanan utuh kaya protein dan nutrisi dapat membantu menurunkan berat badan, termasuk mengurangi berat air. Menurut Eat This, setiap gram karbohidrat mengikat 3 gram air. Dengan mengurangi asupan tepung, tubuh kehilangan kelebihan air, sehingga berat badan turun.
  4. Perubahan Suasana Hati
    Karbohidrat dari makanan berbahan tepung dapat merangsang pelepasan serotonin, hormon yang memengaruhi suasana hati. Menurut Massachusetts Institute of Technology (MIT), penghentian konsumsi makanan tepung dapat menyebabkan perubahan suasana hati, terutama pada tahap awal diet.
  5. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
    Penelitian yang diterbitkan di PLOS One menunjukkan bahwa karbohidrat olahan, seperti tepung putih, dapat meningkatkan kadar asam lemak dalam tubuh, yang berkontribusi pada risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Dengan mengurangi konsumsi tepung, risiko penyakit jantung juga menurun.

Diet tanpa tepung tidak hanya membantu menurunkan berat badan tetapi juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, mulai dari menurunkan risiko diabetes hingga menjaga kesehatan jantung.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...