Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Dipantau, Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ Kembali

Jakarta ,NortonNews – Aktivitas belajar mengajar di Jakarta kembali mengalami penyesuaian akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk seluruh sekolah hingga Selasa, 8 September 2026.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran abu vulkanik yang sebelumnya terpantau mencapai wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut keputusan itu diambil setelah pemerintah melakukan peninjauan terhadap kondisi udara dan perkembangan terbaru.

Menurut Pramono, kondisi abu vulkanik di Jakarta sudah mulai mengalami perbaikan. Namun, pemerintah tetap memilih bersikap waspada dengan memperpanjang sistem belajar dari rumah selama satu hari.

Perpanjangan PJJ bertujuan untuk membatasi aktivitas siswa di luar ruangan saat kualitas udara masih dalam pemantauan akibat paparan abu vulkanik.

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak akhir pekan turut memberikan dampak terhadap berbagai kegiatan masyarakat. Selain sektor pendidikan, abu vulkanik juga menyebabkan gangguan pada aktivitas penerbangan di sejumlah daerah.

Pemerintah menerapkan langkah berbeda di setiap sektor. Para siswa sementara melakukan pembelajaran secara daring, sedangkan kegiatan pemerintahan tetap berlangsung seperti biasa dengan penerapan protokol kesehatan.

Dengan keputusan tersebut, sekolah di Jakarta belum kembali melakukan pembelajaran tatap muka pada Selasa (8/9/2026). Sementara itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta tetap bekerja dari kantor dan tidak menerapkan kebijakan Work From Home (WFH).

Meski demikian, ASN tetap diimbau menggunakan masker sebagai perlindungan dari kemungkinan paparan abu vulkanik.

Sebelumnya, erupsi Anak Krakatau juga berdampak pada sektor transportasi udara. Sejumlah bandara, termasuk Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, sempat mengalami gangguan akibat penyebaran abu vulkanik yang menyebabkan beberapa penerbangan dibatalkan maupun dialihkan.

Pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas vulkanik serta kondisi udara di Jakarta. Masyarakat juga diminta tetap waspada dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

Keputusan terkait kembalinya pembelajaran tatap muka akan disesuaikan dengan hasil evaluasi kondisi lingkungan dan perkembangan sebaran abu vulkanik.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...