NortonNews.com – Sebuah video singkat viral di media sosial usai menampilkan cara tak biasa warga saat menangani seorang pria yang diduga mencuri helm.
Peristiwa yang terjadi di kawasan Garuda Sakti, Pekanbaru itu menarik perhatian publik karena warga memilih memberi efek jera secara emosional dibanding melakukan aksi kekerasan fisik.
Dalam video yang diunggah akun Alfin Hidayat, pria bernama Agil itu tertangkap warga saat diduga hendak mencuri helm. Namun, warga tidak langsung melakukan aksi main hakim sendiri. Mereka justru meminta Agil menelepon ibunya di hadapan warga sekitar.
Suasana yang semula tegang mendadak berubah haru ketika suara sang ibu terdengar dari sambungan telepon. Dengan nada sedih dan penuh kecewa, ibunya menangisi perbuatan anaknya.
“Kenapa Agil jadi begini, Mak… Susah payah mamak membesarkan kamu…” ucap sang ibu dalam video tersebut.
Mendengar ucapan itu, Agil hanya bisa tertunduk diam. Ia tampak menyesali perbuatannya sambil mendengarkan kekecewaan sang ibu yang selama ini telah bekerja keras demi dirinya.
Dilansir dari Lambeturah.co.id – Kabar terbaru, pihak keluarga Agil dan korban disebut sudah dipertemukan. Lewat unggahan akun TikTok Alfin Hidayat, kedua belah pihak dikabarkan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.
“Pihak Agil dan korban sudah memilih berdamai, karena itu video tersebut kami hapus. Semoga ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua,” tulis keterangan dalam unggahan itu.
Keluarga Agil juga meminta agar rekaman penangkapan tersebut tidak lagi disebarkan demi menjaga nama baik keluarga, terlebih persoalan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Banyak netizen kemudian memuji sikap warga yang dinilai bijak karena tidak melakukan kekerasan terhadap pelaku. Sebaliknya, warga dianggap memberikan pelajaran moral yang menyentuh dan bermakna.
Peristiwa ini pun menjadi pengingat bagi anak muda agar tidak salah langkah serta selalu mengingat perjuangan orang tua di rumah.





















































You must be logged in to post a comment Login