NortonNews- com. Fasilitas di Stadion Teladan Medan yang belum resmi digunakan dilaporkan mulai mengalami kerusakan akibat dugaan aksi pencurian material besi. Sejumlah bagian pagar luar stadion yang baru selesai direvitalisasi ditemukan dalam kondisi rusak, berlubang, dan mengalami deformasi pada beberapa titik.
Kondisi tersebut pertama kali menjadi perhatian publik setelah video yang diunggah akun Instagram @incekbudi beredar di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat beberapa bagian pondasi pagar beton mengalami kerusakan, sementara sejumlah besi penyangga tampak bengkok dan diduga telah dicongkel oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Tokoh Masyarakat Soroti Kerusakan
Temuan tersebut turut mendapat perhatian dari salah satu tokoh masyarakat yang dikenal dengan sapaan Wak Obeng. Ia mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi pagar stadion yang mengalami kerusakan.
Dalam video yang beredar, Wak Obeng menyampaikan kekecewaannya terhadap dugaan aksi pencurian yang merusak aset publik tersebut.
“Udah bayar pajak kita, janganlah kelen kilokan lagi aset kota ini, woi!” ujarnya dalam video yang diunggah di media sosial.
Dikhawatirkan Ganggu Persiapan AFF U-19 2026
Kerusakan pada fasilitas stadion tersebut dinilai dapat mencoreng citra Kota Medan, mengingat Stadion Teladan tengah dipersiapkan sebagai salah satu venue penyelenggaraan ajang AFF U-19 2026.
Sejumlah warga menyayangkan terjadinya dugaan aksi pencurian dan vandalisme di area stadion yang masih dalam tahap penyelesaian. Mereka menilai pengawasan di sekitar proyek perlu diperketat agar kerusakan tidak semakin meluas.
“Seharusnya pengamanan di area stadion ditingkatkan, apalagi stadion ini dipersiapkan untuk menyambut ajang internasional. Sangat disayangkan jika fasilitas yang baru direnovasi sudah mengalami kerusakan,” ujar salah seorang warga sekitar.
Masyarakat berharap pihak pengelola proyek, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum dapat segera melakukan langkah penanganan, termasuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di area Stadion Teladan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun jumlah kerugian akibat kerusakan pagar tersebut.























































You must be logged in to post a comment Login