
Ilustrasi Black seadevil (Melanocetus johnsonii), ikan anglerfish yang naik ke permukaan di Spanyol.
Jakarta, Norton News – Dilansir dari Kompas.com, Kemunculan seekor anglerfish di perairan dekat Pulau Tenerife, Spanyol, pada Kamis (6/2/2025) menarik perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ikan laut dalam yang jarang terlihat ini muncul ketika sekelompok ilmuwan sedang meneliti hiu pelagis untuk LSM Condrik Tenerife. Momen langka tersebut berhasil diabadikan oleh fotografer bawah air, David Jara Boguna.
Sayangnya, tak lama setelah muncul ke permukaan, ikan sungut ganda ini mati. Saat ini, tubuhnya tengah diteliti oleh ilmuwan di Museum Alam dan Arkeologi (MUNA), Santa Cruz de Tenerife, Spanyol. Kejadian ini pun memicu reaksi warganet di platform X (Twitter), dengan banyak yang merasa sedih atas nasib ikan tersebut. Selain itu, sejumlah pengguna media sosial juga menyoroti ukurannya yang ternyata lebih kecil dari ekspektasi.
Anglerfish: Penghuni Laut Dalam yang Unik
Anglerfish (Lophiiformes) adalah spesies ikan laut dalam yang dikenal dengan bentuknya yang menyeramkan, memiliki geraham besar dengan gigi tajam. Dikutip dari Live Science, ikan ini pertama kali ditemukan pada tahun 1833 di Greenland dan diteliti oleh ahli zoologi Johannes Christopher Hageman Reinhardt. Hingga saat ini, para ilmuwan telah mengidentifikasi sekitar 200 spesies anglerfish yang tersebar di Samudra Atlantik dan Antartika pada kedalaman 300 hingga 5.000 meter.
Nama “anglerfish” berasal dari duri bercahaya di punggungnya yang menyerupai kail pancing, yang berfungsi sebagai umpan untuk menarik mangsa. Namun, ciri khas ini hanya dimiliki oleh anglerfish betina.
Ciri Fisik dan Pola Makan
Berdasarkan informasi dari National Geographic, anglerfish umumnya berwarna abu-abu gelap hingga coklat tua. Betinanya bisa mencapai panjang 100-121 cm dengan berat hingga 49,8 kg, sedangkan jantannya jauh lebih kecil, kurang dari 30 cm. Anglerfish betina adalah predator yang memanfaatkan cahaya dari duri punggungnya untuk menarik mangsa seperti ikan kecil dan krustasea. Setelah mendekat, anglerfish akan menyergap mangsanya dalam sekali serangan, bahkan mampu menelan mangsa yang lebih besar dari tubuhnya.
Proses Reproduksi yang Aneh dan Unik
Anglerfish memiliki cara berkembang biak yang tidak biasa. Ikan jantan akan menggigit tubuh betina dan secara perlahan menyatu dengannya sebagai parasit. Seiring waktu, organ dalam jantan akan menghilang, menyisakan hanya testisnya untuk membuahi betina. Betina bisa memiliki sperma dari beberapa jantan yang melekat padanya dalam satu siklus reproduksi.
Dengan habitat di kedalaman ekstrem dan cara hidup yang unik, anglerfish tetap menjadi salah satu misteri besar dunia laut. Kemunculannya di permukaan tentu menjadi fenomena langka yang menarik perhatian ilmuwan dan masyarakat luas.





















































You must be logged in to post a comment Login