Gondagmanis,NortonNews – Kisah mengharukan datang dari Siti Sumanah (57), warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia harus menghadapi kenyataan berat setelah menjual rumahnya demi membiayai pernikahan anak sulungnya.
Kini, Siti tinggal di hunian sederhana berukuran sekitar 3×4 meter yang beratapkan asbes, berdinding terpal, dan berlantai tanah. Tempat tinggal tersebut baru ia tempati sekitar lima bulan terakhir, setelah rumah lamanya di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, terpaksa dijual untuk memenuhi kebutuhan biaya pernikahan.
Siti mengungkapkan bahwa awalnya ia merasa belum siap ketika rencana pernikahan anaknya ditetapkan dalam waktu yang cukup singkat. Saat itu, kondisi ekonomi keluarga sedang sulit, terlebih suaminya sudah tidak bekerja dan kemudian meninggal dunia pada November lalu akibat stroke. Sejak saat itu, Siti menjadi satu-satunya penopang keluarga.
Keterbatasan ekonomi juga berdampak pada pendidikan anaknya. Anak tersebut terpaksa berhenti sekolah selama dua tahun, padahal seharusnya kini sudah berada di bangku kelas tiga.
Kondisi yang memprihatinkan ini akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kudus. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton turun langsung mengunjungi kediaman Siti untuk melihat kondisi yang ada.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, sembako, kasur, dan selimut. Selain itu, pemerintah juga berupaya memastikan anak Siti dapat kembali melanjutkan pendidikan melalui program yang disesuaikan dengan kondisi keluarganya.
Tak hanya itu, Pemkab Kudus juga merencanakan pembangunan rumah layak huni
melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun, lokasi rumah yang berada di dekat aliran sungai masih memerlukan kajian teknis sebelum pembangunan dapat dilakukan.
Kisah Siti menjadi gambaran nyata beratnya beban biaya pernikahan bagi sebagian keluarga. Meski demikian, perhatian dan bantuan dari pemerintah memberikan harapan baru agar kehidupan Siti dan keluarganya bisa membaik ke depannya.

























































You must be logged in to post a comment Login