Connect with us

Hi, what are you looking for?

International

Update Terbaru Kapal Pertamina di Kawasan Timur Tengah

Jakarta — Empat kapal milik Pertamina dilaporkan berada di sekitar Selat Hormuz, kawasan strategis jalur distribusi minyak dunia, saat ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Dari jumlah tersebut, dua kapal telah berhasil melintasi wilayah tersebut dan melanjutkan perjalanan menuju negara tujuan.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa dua kapal yang telah melanjutkan operasionalnya merupakan armada milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni Paragon dan Rinjani. Kedua kapal tersebut mengangkut muatan minyak untuk pasar internasional, tepatnya menuju India dan Kenya, sehingga bukan merupakan pengiriman untuk kebutuhan domestik Indonesia.

Dilansir Dari Detik News – Ia menyampaikan bahwa kedua kapal tersebut tergolong dalam pengiriman untuk non-captive market, yaitu distribusi energi bagi pasar global di luar jaringan distribusi langsung Pertamina di dalam negeri.

Sementara itu, masih terdapat dua kapal lainnya yang hingga kini berada di kawasan Teluk, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro. Menurut Simon, fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan keselamatan para awak kapal serta keamanan muatan energi yang dibawa, mengingat situasi di kawasan tersebut masih terus berkembang.

Pertamina juga terus melakukan pemantauan secara intensif serta berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, untuk memperoleh informasi terbaru terkait kondisi keamanan di wilayah tersebut.

Selain melakukan pemantauan terhadap armada kapal, Pertamina juga telah menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas pasokan energi nasional. Salah satunya dengan melakukan diversifikasi sumber pasokan minyak dan energi, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada kawasan Timur Tengah.

Simon menjelaskan bahwa selama ini Pertamina memang telah mengembangkan jaringan pasokan energi dari berbagai wilayah dunia. Selain dari Timur Tengah, perusahaan juga memperoleh suplai energi dari kawasan Afrika, Amerika, serta beberapa wilayah lain.

Langkah diversifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat Indonesia tetap berjalan aman dan stabil, meskipun terjadi dinamika geopolitik di jalur pelayaran strategis dunia seperti Selat Hormuz.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...