Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Terdengar suara letusan ketika berlangsung aksi protes terkait dugaan penganiayaan oleh oknum Brimob di Maluku.

Yogyagkarta,Norton News – Suara dentuman terdengar di depan Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (24/2/2026) malam. Begitu suara tersebut terdengar, para peserta aksi yang sedang berunjuk rasa spontan berhamburan menjauhi gedung Mapolda DIY.

“Saya ini warga Sleman, Pak,” kata salah seorang peserta aksi sambil berlari menjauh dari tempat kejadian.

Sesaat setelah dentuman terdengar, aparat kepolisian segera menutup Simpang Empat Condongcatur di Kabupaten Sleman. Masyarakat pun tidak diperbolehkan melintas dari perempatan tersebut menuju arah timur maupun ke arah Mapolda DIY.

Penutupan tersebut praktis memicu kemacetan di kawasan sekitar lantaran kendaraan yang akan melaju ke arah timur harus dialihkan ke jalur lain.

Sebelumnya, sekelompok orang menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa malam. Sekitar pukul 18.43 WIB, massa telah berkumpul di depan pagar Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, dan pagar pintu sisi timur diketahui sudah dalam keadaan roboh.

Dilansir Dari Kompas – Aksi tersebut digelar sebagai respons atas meninggalnya seorang pelajar berinisial AT (14). AT diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Brimob Polda Maluku, Bripda Mesias Siahaya.

“Ini wujud kemarahan warga atas peristiwa yang terjadi di Maluku. Ada anak 14 tahun yang tidak melakukan kesalahan apa pun, sedang mengendarai motor, lalu tiba-tiba dipukul helm di bagian kepala hingga meninggal dunia,” kata peserta aksi berinisial U.

U mengungkapkan keraguannya terhadap upaya reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Menurut dia, meskipun wacana tersebut telah lama disuarakan, hingga saat ini belum tampak perubahan berarti di internal korps Bhayangkara itu.

Aparat memasang kawat berduri di depan gerbang sisi timur sehingga massa tertahan di luar area. Di sisi lain, sejumlah personel kepolisian terlihat siaga ketat di dalam kompleks Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dampak aksi tersebut, jalur lambat dan jalur cepat Ring Road yang melintas di depan Mapolda DIY ditutup sepenuhnya. Hingga sekitar pukul 19.28 WIB, massa sempat duduk di pembatas jalan sebelum situasi mendadak ricuh akibat terdengarnya suara letusan.

Para peserta aksi menegaskan bahwa mereka tidak membawa draf tuntutan maupun menyiapkan panggung orasi. Mereka menyebut pergerakan kali ini berlangsung secara cair sebagai luapan kekecewaan yang muncul secara spontan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...