Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Harta Warisan Michael Hartono Capai Rp52 Triliun untuk Masing-Masing dari 4 Anak

NortonNews.com – Keluarga Hartono Catat Pengalihan Kekayaan Jumbo Usai Michael Hartono Wafat.

Michael Hartono yang wafat pada usia 86 tahun meninggalkan kepemilikan saham yang kemudian dialihkan kepada empat anaknya.

Berdasarkan dokumen pemerintah, sebanyak 49 persen sahamnya di PT Dwimuria Investama Andalan dibagi rata kepada keempat ahli waris.

Masing-masing anak memperoleh saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar atau sekitar Rp52,38 triliun, dengan asumsi kurs Rp17.879 per dolar AS.

Selain BCA, kekayaan tersebut juga berasal dari kepemilikan PT Dwimuria Investama Andalan di sejumlah perusahaan lain.

Salah satunya adalah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), dengan porsi saham sebesar 19,95 persen.

Dilansir dari Lambeturah.co.id – Nilai saham PT DIA di BCA diperkirakan mencapai sekitar Rp200 triliun per 13 Agustus 2026.

Sementara kepemilikan di TOWR ditaksir senilai Rp4,6 triliun ,  dengan bagian yang berasal dari porsi Michael Hartono mencapai sekitar Rp2,25 triliun.

Kekayaan Robert Budi Hartono dan mendiang Michael Bambang Hartono tumbuh pesat setelah keduanya melanjutkan bisnis rokok warisan sang ayah dan memperluas usaha ke sektor keuangan.

Robert Budi Hartono Kini Jadi Pengendali Tunggal BCA

Setelah Michael Hartono meninggal dunia, terjadi perubahan dalam struktur pengendalian BCA.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Robert Budi Hartono kini menjadi pemegang saham pengendali PT Dwimuria Investama Andalan (DIA), sekaligus pengendali terakhir PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Porsi kepemilikan Robert Budi Hartono di PT DIA tetap sebesar 51 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor.

Corporate Secretary BCA Rudy Budiardjo menyampaikan bahwa Robert kini menjadi Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) BCA.

Hal tersebut berdasarkan keterbukaan informasi BCA pada Kamis (13/8/2026).

BCA juga telah menerima surat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 29 Juli 2026 terkait perubahan struktur kepemilikan akhir.

OJK menyatakan perubahan tersebut telah dicatat dalam administrasi pengawasan.

Dengan demikian, Robert Budi Hartono resmi tercatat sebagai PSPT BCA.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...