Connect with us

Hi, what are you looking for?

Terbaru

5 Alasan Indonesia Gagal Membobol Pertahanan Lebanon dalam Laga Uji Coba

NortonNews – Timnas Indonesia harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Lebanon dalam pertandingan persahabatan internasional di Stadion Gelora Bung Tomo.

Skuad Garuda sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun, dominasi tersebut belum mampu menghasilkan serangan yang efektif untuk membongkar pertahanan rapat Lebanon.

Dilansir dari jawapos.com – Terdapat lima faktor yang membuat Indonesia kesulitan mencetak gol dalam pertandingan tersebut.

  1. Penguasaan Bola Tidak Diiringi Efektivitas Serangan

Indonesia tercatat menguasai lebih dari 70 persen bola sepanjang pertandingan. Meski demikian, penguasaan tersebut belum mampu diterjemahkan menjadi peluang-peluang berbahaya.

Aliran bola lebih banyak berputar di lini tengah tanpa penetrasi yang cukup tajam menuju pertahanan Lebanon. Situasi ini membuat lawan relatif mampu mengantisipasi serangan Indonesia.

  1. Kreativitas di Lini Depan Masih Terbatas

Pemain-pemain naturalisasi Indonesia juga menghadapi kesulitan ketika berusaha membongkar pertahanan Lebanon yang bermain rapat.

Pola serangan Garuda terlihat cukup monoton sehingga mudah dibaca lawan. Ketika memasuki area dekat kotak penalti, Indonesia kesulitan menciptakan variasi serangan yang dapat membuka ruang dan menghasilkan peluang bersih.

  1. Penyelesaian Akhir Kurang Akurat

Beberapa percobaan berhasil dilakukan Indonesia, tetapi sebagian besar tembakan belum mengarah tepat ke sasaran.

Lilipaly sempat melepaskan percobaan pada babak pertama, tetapi upayanya belum membahayakan gawang Lebanon. Tembakan lainnya juga lebih sering melambung atau keluar dari target.

Rendahnya akurasi penyelesaian akhir menjadi salah satu penyebab Indonesia gagal memecah kebuntuan.

  1. Pergantian Pemain Belum Mengubah Jalannya Serangan

Patrick Kluivert berupaya meningkatkan intensitas permainan dengan memasukkan empat pemain baru pada babak kedua. Salah satunya adalah Adrien Wibowo yang menjalani debut bersama tim nasional.

Namun, perubahan tersebut belum memberikan pengaruh besar terhadap kualitas serangan Indonesia. Hingga pertandingan berakhir, pertahanan Lebanon tetap mampu meredam tekanan yang diberikan skuad Garuda.

  1. Pertahanan Lebanon Tampil Disiplin

Faktor terakhir sekaligus salah satu yang paling menentukan adalah organisasi pertahanan Lebanon yang sangat solid.

Para pemain Lebanon mampu menjaga jarak antarlini, menutup ruang gerak pemain Indonesia, serta tidak mudah terpancing keluar dari posisi masing-masing. Kedisiplinan tersebut membuat Indonesia kesulitan menemukan celah hingga peluit akhir berbunyi.

Pada akhirnya, kedua tim harus berbagi angka setelah pertandingan berakhir dengan skor 0-0.

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...