KALIMANTAN TENGAH, NortonNews.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengancam populasi orangutan Kalimantan yang berada di kawasan konservasi.
Kepulan asap tebal serta meluasnya kebakaran habitat dikhawatirkan membuat satwa liar tersebut terpaksa meninggalkan kawasan hutan untuk mencari tempat yang lebih aman.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat sebanyak 203 titik panas (hotspot) yang terdeteksi di kawasan konservasi sepanjang Januari hingga September 2026.
Dari total tersebut, sebanyak 41 kelompok titik panas tercatat memiliki tingkat kepercayaan rendah, 118 kelompok berada pada kategori sedang, sementara 44 kelompok lainnya memiliki tingkat kepercayaan tinggi.
Hingga 7 September 2026, BKSDA Kalteng juga mencatat sebanyak 10 kejadian kebakaran.
Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Kalteng, Ely Triana, menyebut orangutan Kalimantan sebagai salah satu satwa yang cukup rentan terdampak ketika kebakaran terjadi di habitatnya.























































You must be logged in to post a comment Login