
Foto: Natalius Pigai (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta, Norton News – Dikutip dari Detik.com Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima laporan terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang siswa SMK di Semarang. Pigai menegaskan, siswa yang tewas dalam kejadian tersebut, yang berinisial G, tidak terlibat dalam kelompok tawuran atau aktivitas negatif lainnya.
Sebelumnya, Polisi telah menangkap Aipda R, seorang anggota polisi yang diduga terlibat dalam penembakan yang menewaskan siswa berusia 17 tahun tersebut. Kapolda Jawa Tengah Kombes Artanto menjelaskan bahwa meskipun ada bukti tawuran antar-kelompok yang terlibat, tindakan penembakan yang dilakukan oleh Aipda R dinilai berlebihan. Proses hukum terhadap Aipda R pun sedang berjalan dan akan dilakukan sidang internal oleh pihak kepolisian.
Polisi memastikan akan menangani kasus ini secara transparan dengan pengawasan ketat dari berbagai lembaga, termasuk Komnas HAM, Kompolnas, dan media. Kombes Artanto menegaskan bahwa bukti berupa video tawuran telah ditemukan dan sedang diselidiki lebih lanjut.
Kasus ini menuai perhatian publik, dan banyak pihak berharap agar pelaksanaan hukum dapat berjalan dengan adil, mengingat betapa tragisnya kehilangan seorang pelajar yang masih penuh harapan.














































You must be logged in to post a comment Login