NortonNews.com – Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Evita Manthovani menegaskan bahwa pengalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh tidak melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Selama ini, saham KCIC dikuasai oleh konsorsium BUMN melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).
Sementara itu, 40 persen saham lainnya tetap dimiliki oleh konsorsium asal China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd.
Dilansir dari Kompas.com – Evita mengatakan pengalihan tersebut diharapkan dapat dilakukan tanpa melibatkan APBN secara langsung untuk memenuhi kewajiban PT PSBI.
Pernyataan itu disampaikannya, sebagaimana dikutip Antara pada Jumat (18/9/2026).
Saat ini, Kementerian Keuangan masih melakukan proses finalisasi terkait pengalihan saham tersebut.






















































You must be logged in to post a comment Login