jakarta,NortonNews – Sebuah kebijakan unik yang diterapkan oleh Universitas Muhammadiyah Maumere di Nusa Tenggara Timur (NTT) menarik perhatian publik. Kampus tersebut memberikan alternatif pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan memanfaatkan hasil bumi dan hasil laut yang dimiliki mahasiswa maupun keluarganya.
Melalui kebijakan ini, mahasiswa diperbolehkan membayar kewajiban kuliah menggunakan berbagai komoditas lokal seperti kemiri, kakao, kelapa, serta hasil perikanan dan kelautan. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi kampus dalam menyesuaikan sistem pembayaran dengan kondisi ekonomi masyarakat setempat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan nelayan.
Berdasarkan informasi yang beredar, kebijakan tersebut dibuat untuk membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan finansial agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Dengan adanya opsi pembayaran menggunakan hasil bumi, mahasiswa tidak harus bergantung sepenuhnya pada uang tunai untuk memenuhi kewajiban biaya pendidikan mereka.
Tak hanya itu, kampus juga menawarkan skema pembayaran yang lebih fleksibel melalui program cicilan UKT hingga enam tahun tanpa dikenakan bunga. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi mahasiswa dan orang tua, terutama bagi mereka yang penghasilannya bergantung pada musim panen atau hasil tangkapan laut.
Selain menyediakan sistem pembayaran alternatif dan cicilan jangka panjang, Universitas Muhammadiyah Maumere juga memberikan berbagai program beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan pendidikan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus untuk memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi.
Melalui kebijakan ini, pihak kampus berupaya menciptakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan terjangkau. Sistem tersebut dirancang agar mahasiswa dengan kondisi ekonomi terbatas tetap memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa harus terbebani biaya besar pada awal masa perkuliahan.





















































You must be logged in to post a comment Login