Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Kabar Terbaru Ibu dan Anak Korban Pemerkosaan di Bantul Setelah Diusir dari Lingkungan

Polresta Yogyakarta mengungkapkan perkembangan terbaru kondisi korban pemerkosaan beserta ibunya yang sempat diusir warga di wilayah Sewon, Bantul, setelah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Jogja, Ipda Apri Sawitri, menyampaikan bahwa saat ini korban dan ibunya telah ditempatkan di lokasi aman serta mendapat pendampingan.

“Keadaan korban dalam kondisi baik dan saat ini bersama ibunya. Pendampingan psikolog anak serta bantuan hukum telah diberikan oleh UPT PPA Kota Yogyakarta,” ujar Apri saat dihubungi detikJogja, Kamis (22/1/2026).

“Tidak, korban dan ibunya tidak berada di Polresta Jogja. Mereka ditempatkan di lokasi yang tidak dapat saya ungkapkan demi menjaga keamanan korban,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu yang anaknya menjadi korban pemerkosaan di wilayah Sewon, Bantul, diusir oleh warga sekitar pada Selasa malam (20/1). Peristiwa tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Diketahui, pengusiran terjadi setelah keluarga korban melaporkan kasus pemerkosaan itu kepada pihak berwajib.

Kapolsek Sewon AKP Sutrisno menyampaikan bahwa jajarannya langsung mendatangi rumah seorang perempuan yang hendak diusir warga pada Selasa malam (20/1). Langkah tersebut dilakukan lantaran ratusan warga telah berkumpul di lokasi.

“Bapak, ibu, dan anak itu kemudian dievakuasi ke Polsek Sewon,” ujar Sutrisno kepada detikJogja, Rabu (21/1).

Evakuasi dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Sutrisno menambahkan, setelah itu keluarga tersebut dipindahkan ke Polresta Jogja.

“Untuk saat ini bapak, ibu, dan anak berada di Polresta,” jelasnya.

Pengusiran tersebut dipicu oleh laporan sang ibu yang menuduh empat warga Pandeyan melakukan pemerkosaan terhadap anak perempuannya yang berusia 9 tahun. Peristiwa dugaan pemerkosaan itu disebut terjadi di salah satu penginapan di wilayah Kota Yogyakarta.

“Awalnya ada laporan pemerkosaan dengan tempat kejadian di Kota Jogja. Terduga pelaku adalah warga setempat, sementara korbannya merupakan anak dari perempuan tersebut. Informasinya, korban dibawa ke hotel, diberi minuman, lalu mengalami peristiwa itu,” ungkap Sutrisno.

Dilansir Dari Detikcom- Usai laporan diterima, Polresta Jogja mengamankan empat orang terduga pelaku. Namun, situasi memanas karena warga mengetahui bahwa ayah tiri korban, yang merupakan suami pelapor, diduga turut terlibat dalam perbuatan tersebut.

“Polresta mengamankan empat orang, tetapi warga tidak menerima karena ternyata bapak tiri korban juga ikut terlibat. Warga kemudian mendatangi ibu tersebut dan meminta agar laporannya dicabut,” katanya.

Meski demikian, perempuan itu menolak mencabut laporan yang telah disampaikan ke Polresta Jogja. Di sisi lain, warga mengaku sudah tidak dapat lagi mentolerir perilaku keluarga tersebut.

“Memang sejak awal ibu dan bapaknya sudah tidak disukai warga karena perilakunya. Ditambah lagi dengan laporan kasus ini, sementara ayah tiri korban ternyata ikut terlibat,” pungkas Sutrisno.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...