
Foto Shin Tae Yong sewaktu memberikan arahakan kepada pemain timnas di pertandingan. (Sumber foto: AP)
Jakarta, Norton News — Dilansir dari VOA Indonesia, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan dengan nada resmi pada hari Senin (6/1), bahwa Shin Tae-yong secara dramatis telah dibebastugaskan dari posisinya sebagai pelatih tim nasional.
Keputusan mengejutkan ini menutup satu bab dalam perjalanan sepak bola tanah air, meninggalkan pertanyaan besar mengenai masa depan formasi strategi di lapangan hijau Nusantara.
Shin Tae-yong, sang maestro pelatih sepak bola yang berasal dari Korea Selatan dan dipilih untuk memimpin PSSI pada tahun 2020, telah berhasil mengukir sejarah dengan membawa Indonesia melaju ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk kali pertama.
Di bawah kepemimpinannya yang visioner, mimpi jutaan pendukung Garuda seolah menemukan sayapnya menuju pentas dunia.
Pada bulan November yang lalu, Tim PSSI berhasil mengukir kemenangan gemilang dengan skor 2-0 melawan Arab Saudi. Kemenangan ini membawa mereka melonjak ke posisi ketiga dalam grup kompetitif yang berisi enam tim kuat dan menyisakan empat pertandingan seru lainnya di depan mata.
Shin juga menjadi nahkoda bagi tim Indonesia U-23, yang harus menelan kekecewaan mendalam setelah kesempatan mengukir sejarah di Olimpiade Musim Panas Paris sirna. Mereka tersingkir akibat kekalahan dramatis melawan Guinea dalam babak playoff kualifikasi terakhir yang sengit dan penuh ketegangan.
Pada konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada hari Senin, Ketua PSSI Erick Thohir, yang sebelumnya memperpanjang kontrak Shin hingga tahun 2027 pada bulan Juni lalu ini, dengan lugas dan tegas memaparkan alasan di balik keputusan pemberhentian Shin.
Erick Thohir dengan penuh antisipasi mengumumkan bahwa penerus Shin akan diungkapkan kepada publik pada tanggal 12 Januari yang akan datang.
Mantan pelatih timnas Belanda, Patrick Kluivert, dikabarkan mencuat sebagai salah satu sosok paling potensial untuk menggantikan posisi Shin.
Pelatih baru yang akan datang diharapkan mampu membawa Indonesia melesat hingga ke panggung megah Piala Dunia 2026.
Sebagai langkah awal dalam perjalanan epik ini, dua pertandingan pertama telah menanti—pertarungan sengit menghadapi Australia pada tanggal 20 Maret dan tantangan tak terelakkan melawan Bahrain lima hari kemudian, yaitu pada tanggal 25 Maret.















































You must be logged in to post a comment Login