Jakarta, Norton News – Dikutip dari Kompas.com Pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango terlihat jelas dari Jakarta, Senin (2/12) pagi.
Menurut data dari situs pemantauan kualitas udara IQAir, pada pukul 07.15 WIB, indeks kualitas udara Jakarta mencapai AQI US 69, yang termasuk dalam kategori sedang. Kategori ini, dengan rentang PM2.5 antara 51-100, menunjukkan bahwa kualitas udara tidak terlalu berdampak pada kesehatan manusia maupun hewan.
Meskipun termasuk dalam kategori sedang, Jakarta masih berada dalam daftar 10 kota dengan polusi udara tertinggi di Indonesia. Krian, Jawa Timur, menduduki posisi pertama dengan indeks AQI US 172, diikuti oleh Tangerang Selatan (149), dan Kota Bandung (132).
Baca Juga: Bagikan Rencana 2025, YG Entertainment Sebut 2 Leader TREASURE akan Berubah
Kategori dan dampak kualitas udara
Indeks AQI US menunjukkan konsentrasi polutan dengan pengaruh berbeda pada kesehatan dan lingkungan:
- Baik (PM2.5: 0-50): Tidak berdampak buruk pada kesehatan manusia, hewan, atau tumbuhan.
- Sedang (PM2.5: 51-100): Dampak minimal bagi kesehatan.
- Tidak sehat bagi kelompok sensitif (PM2.5: 101-150): Berisiko bagi kelompok rentan dan mempengaruhi estetika lingkungan.Tidak sehat (PM2.5: 151-200): Berdampak buruk pada kesehatan manusia dan hewan.
- Sangat tidak sehat hingga berbahaya (PM2.5: 201-500): Berdampak parah pada kesehatan dan lingkungan.
IQAir menyarankan kelompok sensitif mengenakan masker, mengurangi aktivitas luar ruangan, menutup jendela, dan menggunakan penyaring udara untuk mengurangi paparan polusi.














































You must be logged in to post a comment Login