Jakarta,NortonNews- Sejumlah ibu-ibu di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, sempat menahan proses pemakaman seorang perempuan karena almarhumah diduga memiliki utang semasa hidupnya. Jenazah baru bisa diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir setelah pihak keluarga menyatakan kesediaan untuk menanggung kewajiban tersebut.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak dua perempuan menghampiri seorang kiai yang tengah menyampaikan pesan sebelum jenazah diberangkatkan. Mereka meminta waktu untuk menyampaikan persoalan utang almarhumah.
Salah satu perempuan menyebut almarhumah memiliki utang berupa 25 gram emas serta uang tunai Rp15 juta. Jika ditotal, nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp215 juta.
Dalam potongan video lain, perempuan tersebut mengaku terpaksa mengungkap persoalan itu meski suasana sedang berduka. Ia menilai pihak keluarga atau ahli waris belum menunjukkan tanggung jawab atas utang tersebut.
Dilansir dari CNN indonesia- Ia bahkan meminta agar jenazah tidak dimakamkan sebelum ada kepastian dari anak, suami, atau kerabat almarhumah yang bersedia menanggung kewajiban tersebut.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/2) di Desa Ragung, Kecamatan Pengarengan, Sampang. Jenazah diketahui merupakan seorang perempuan berinisial SM (46).
Menurut Eko, setelah dilakukan musyawarah, keluarga almarhumah akhirnya menyatakan siap bertanggung jawab atas utang tersebut. Setelah tercapai kesepakatan, proses pemakaman pun berlangsung dengan aman dan lancar.






















































You must be logged in to post a comment Login