Kukar,Norton News- Sebuah patung pesut Mahakam kini menjadi ikon terbaru di Desa Muara Muntai Ulu, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Menariknya, patung ini dibuat dengan biaya sekitar Rp 350.000 menggunakan bahan-bahan sisa dari pembangunan masjid di desa tersebut.
Kepala Desa Muara Muntai Ulu, Husain, menjelaskan bahwa patung pesut dibuat dari berbagai bahan bekas, termasuk potongan handphone, besi, serta sisa semen dan pasir. “Intinya, patung itu memanfaatkan barang-barang bekas seperti smartphone yang dipotong-potong, besi, serta sisa semen dan pasir,” kata Husain, Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa sebagian bahan patung memang berasal dari sisa pembangunan masjid di Desa Muara Muntai Ulu. Biaya sekitar ratusan ribu rupiah itu bukan untuk seluruh material patung, melainkan sebagian besar digunakan untuk membeli pompa air.
“Biaya Rp 350.000 itu sebenarnya hanya untuk membeli pompa air, agar air dapat keluar dari mulut patung pesut,” jelasnya.Husain menyampaikan bahwa pembuatan patung pesut Mahakam itu terbilang cepat, hanya memakan waktu sekitar tiga hari.
Simbol Baru Desa Muara Muntai Ulu
Patung pesut Mahakam kini menjadi ikon baru bagi Desa Muara Muntai Ulu. Husain menjelaskan bahwa sebelumnya wilayah tersebut belum memiliki monumen serupa. “Baru sekarang ada, sebelumnya belum ada,” katanya.
Sebagai wujud penghargaan, pemerintah desa menyerahkan piagam kepada pembuat patung atas kreativitasnya.
Dilansir Dari Kompas- Patung Diciptakan oleh Seorang Seniman
Husain menjelaskan bahwa pembuat patung pesut Mahakam adalah seorang warga pendatang dari Trenggalek, Jawa Timur. Meskipun sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan, ia memiliki latar belakang sebagai seniman.
“Beliau memang bekerja sebagai kuli bangunan, tapi sebenarnya seorang seniman pelukis,” kata Husain. Ke depannya, pemerintah desa berencana menambahkan ikon lain untuk memperindah kawasan Muara Muntai Ulu. Salah satu rencana yang sedang dipertimbangkan adalah pembangunan monumen di area simpang menuju desa tersebut.
“Ke depannya, kemungkinan akan dibangun monumen tambahan di simpang desa,” ujar Husain.Ia berharap patung pesut Mahakam bisa menjadi kebanggaan warga sekaligus mempercantik lingkungan desa dengan memanfaatkan barang bekas dan biaya yang relatif rendah.
Ia berharap patung pesut Mahakam bisa menjadi simbol kebanggaan bagi masyarakat sekaligus mempercantik desa dengan memanfaatkan barang bekas dan biaya yang terjangkau.





















































You must be logged in to post a comment Login