
Jakarta, Norton News, 28 November 2025 – dilansir dari detiknews Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menyebabkan banjir bandang yang menewaskan empat orang. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa arus banjir dengan debit besar menghantam rumah-rumah di bantaran Sungai Minturun, membawa material batang pohon dan lumpur hingga merusak permukiman warga di Lubuk Minturun, Koto Tengah.
Bencana tersebut terjadi pada dini hari. Selain itu, jembatan penghubung di Koto Luar, Kecamatan Pauh, juga putus setelah diterjang material banjir. BPBD Kota Padang telah melakukan evakuasi, sementara data dari Pusat Pengendalian Operasi BPBD Sumbar mencatat cuaca ekstrem berdampak pada 17 kelurahan di 7 kecamatan.
Cuaca buruk itu memicu banjir, longsor, dan pohon tumbang di 14 titik. Pendataan dampak bencana masih berlangsung hingga sore hari.
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyebut total korban meninggal mencapai 12 orang, dengan sekitar 12 ribu warga terdampak. Ia menambahkan bahwa penanganan bencana terkendala pembersihan material, terputusnya akses komunikasi, dan perbaikan infrastruktur vital. Pemerintah Provinsi Sumbar telah menetapkan status tanggap darurat.





















































You must be logged in to post a comment Login