Jakarta, Norton News – dikutip dari kompas.com, Vietnam resmi menyalip Thailand sebagai destinasi favorit wisatawan China pada 2025. Data Travel and Tour World mencatat, jumlah kunjungan turis China ke Vietnam menembus 3,5 juta orang, melampaui Thailand yang mengalami penurunan hingga 35 persen dibanding tahun sebelumnya.
Lonjakan ini dipicu pergeseran tren wisatawan China yang kini lebih menyukai liburan independen dengan pengalaman otentik ketimbang paket tur massal. Vietnam dinilai menawarkan keaslian budaya, lanskap alam yang masih alami, serta destinasi yang belum terlalu ramai seperti Sapa dan Pulau Phu Quoc, berbeda dengan Thailand yang sudah padat turis.
Sebaliknya, Thailand mengalami krisis kepercayaan akibat isu keamanan, termasuk maraknya kasus penipuan dan penculikan yang ramai diberitakan awal tahun. Kondisi ini membuat turis China mencari alternatif yang dianggap lebih aman dan unik, dengan potensi kerugian pendapatan bagi Thailand mencapai US$3,5 miliar.
Menurut data Vietnam Tourism, sepanjang 2025 negara tersebut telah menyambut hampir 14 juta wisatawan mancanegara, dengan mayoritas masuk melalui jalur udara. Pertumbuhan signifikan ini menunjukkan pergeseran penting dalam peta pariwisata Asia Tenggara, menandai Vietnam sebagai pusat baru wisata China di kawasan.






















































You must be logged in to post a comment Login