Jakarta, Norton News – dilansir dari en.antaranews.com, Pemerintah menargetkan operasional jalur MRT Thamrin–Monas dimulai pada tahun 2027. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/5).
Hingga Mei 2025, pembangunan jalur dan stasiun MRT Thamrin–Monas yang masuk dalam paket CP201 telah mencapai progres 87,83 persen. Proyek ini merupakan bagian dari fase 2A MRT Jakarta yang membentang sepanjang 5,8 kilometer dari Bundaran HI hingga Kota, mencakup tujuh stasiun bawah tanah.
“Ini proyek strategis nasional yang dipantau langsung oleh pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta,” ujar AHY. Ia menekankan bahwa transportasi publik seperti MRT menjadi solusi atas kemacetan dan keterbatasan lahan di ibu kota.
Direktur PT MRT Jakarta mencatat bahwa pembangunan paket CP202 (Harmoni hingga Mangga Besar) telah mencapai 51,17 persen, sementara CP203 (Glodok dan Kota) 72,12 persen.
Proyek MRT Jakarta fase 2A diperkirakan menelan investasi Rp25,3 triliun, didanai lewat kerja sama pinjaman antara Indonesia dan Jepang. Sementara fase 2B, yang akan menyambung jalur ke Depo Ancol Barat masih dalam tahap studi kelayakan.
Secara keseluruhan, total nilai investasi untuk proyek fase 2 (2A dan 2B) mencapai sekitar Rp45,4 triliun dengan pendanaan berasal dari APBN, APBD, dan pinjaman luar negeri.















































You must be logged in to post a comment Login