NORTON NEWS, JAKARTA – Tawuran antarkelompok pemuda kembali terjadi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu, 18 Oktober 2026. Insiden yang dipicu provokasi menggunakan petasan tersebut berujung aksi saling lempar dan pembakaran sebuah kios.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan menjelaskan, keributan bermula ketika sejumlah pemuda memancing reaksi kelompok lain dengan menyalakan petasan. Situasi kemudian memanas hingga kedua kelompok terlibat aksi saling lempar.
Polisi telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Mereka masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap peran masing-masing dalam keributan yang terjadi di wilayah Manggarai.
Tawuran Diduga Bermula dari Provokasi Petasan
Menurut keterangan Kapolres, penggunaan petasan menjadi pemicu awal terjadinya bentrokan. Provokasi tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling lempar antarkelompok pemuda.
Keributan itu menimbulkan kerusakan materi, termasuk sebuah kios yang dibakar. Peristiwa tersebut kembali menyoroti persoalan keamanan di kawasan Manggarai yang beberapa kali menjadi lokasi bentrokan antarkelompok.
Meski demikian, polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing orang yang diamankan untuk memastikan peran mereka dalam insiden tersebut.
Enam Orang Diamankan Polisi
Kapolres Metro Jakarta Selatan menyatakan bahwa enam orang telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan guna mengetahui tindakan yang dilakukan masing-masing orang selama tawuran berlangsung.
Hingga laporan diterbitkan, polisi belum menyampaikan rincian lebih lanjut mengenai identitas maupun peran setiap orang yang diamankan. Karena itu, status mereka masih perlu dibedakan dari pelaku yang telah terbukti bersalah melalui proses hukum.
Polisi Siapkan Posko Terpadu
Setelah kejadian, situasi di lokasi dilaporkan kembali kondusif. Arus lalu lintas dari kedua arah juga telah berjalan lancar.
Untuk mencegah bentrokan serupa terulang, aparat berencana mendirikan posko terpadu di kawasan tersebut. Posko akan melibatkan unsur Polres dan Polsek, Koramil, Satpol PP, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran posko diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan koordinasi antarpihak dalam menjaga keamanan lingkungan. Polisi juga akan berupaya mengantisipasi kemungkinan tawuran susulan.
Tidak Ada Korban Jiwa maupun Luka
Dilansir dari Liputan6 – Kapolres memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Dampak yang dilaporkan sejauh ini berupa kerugian materi akibat kerusakan dan pembakaran kios.
Polisi masih mendalami kasus tersebut, sementara kondisi kawasan Manggarai dilaporkan telah terkendali. Penanganan lebih lanjut diharapkan dapat membantu mencegah kejadian serupa kembali mengganggu aktivitas warga.


















































You must be logged in to post a comment Login