JAKARTA, NortonNews – Perjalanan Commuter Line rute Rangkasbitung-Tanah Abang atau Green Line mengalami keterlambatan pada Kamis (8/10/2026) malam. Gangguan tersebut terjadi setelah adanya insiden seseorang tertabrak kereta di antara Stasiun Serpong dan Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan.
Keterlambatan perjalanan kereta turut berdampak pada aktivitas penumpang. Kepadatan terlihat di sejumlah stasiun, salah satunya Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan. Penumpang harus menunggu lebih lama dari jadwal perjalanan normal.
Dilansir dari detikNews – informasi mengenai gangguan perjalanan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh KAI Commuter melalui akun resminya. KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang pulang-pergi.
Insiden tersebut melibatkan KA 1771D yang melintas dari Rangkasbitung menuju Tanah Abang. Kereta mengalami gangguan setelah tertemper orang di jalur antara Stasiun Serpong dan Sudimara.
Petugas KAI Commuter langsung melakukan penanganan di lokasi. Setelah proses penanganan selesai, kereta yang mengalami insiden tersebut akhirnya dapat kembali melanjutkan perjalanan.
Gangguan pada malam hari ini bukan menjadi kendala pertama yang dialami pengguna Green Line pada Kamis. Pada pagi harinya, perjalanan Commuter Line rute Rangkasbitung juga sempat terganggu akibat masalah pada perangkat persinyalan di Stasiun Tigaraksa.
Gangguan persinyalan tersebut menyebabkan keterlambatan perjalanan dan penumpukan penumpang di sejumlah stasiun. Petugas kemudian melakukan penanganan, termasuk mengatur pergantian KRL yang masuk dan keluar stasiun.
KAI Commuter selanjutnya menyatakan gangguan persinyalan di Stasiun Tigaraksa telah selesai ditangani pada sekitar pukul 06.59 WIB. Sementara pada malam hari, perjalanan KA 1771D juga telah kembali berjalan setelah insiden di jalur Serpong-Sudimara ditangani petugas.















































You must be logged in to post a comment Login