BUKITTINGGI, NortonNews.com – Suasana festival musik di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mendadak berubah setelah hujan abu vulkanik turun di tengah berlangsungnya acara pada Sabtu (26/9/2026) malam.
Momen tersebut kemudian ramai dibagikan warganet melalui media sosial. Dalam sejumlah unggahan, abu vulkanik terlihat berjatuhan di area festival dan mengenai para penonton yang tengah menyaksikan pertunjukan musik.
Peristiwa itu terjadi setelah Gunung Marapi mengalami erupsi pada malam yang sama. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Marapi, erupsi terjadi sekitar pukul 21.40 WIB dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 19 detik.
Hujan abu kemudian dilaporkan melanda Kota Bukittinggi dan sejumlah wilayah di Kabupaten Agam. Material vulkanik bahkan terlihat menempel pada kendaraan, jalan, pakaian, hingga tubuh warga.
Salah satu video yang beredar memperlihatkan kondisi penonton festival musik ketika abu mulai turun. Unggahan tersebut menarik perhatian karena para pengunjung tetap berada di lokasi ketika material vulkanik berjatuhan.
Festival musik yang berlangsung di Lapangan Wirabraja tersebut diisi oleh penampilan sejumlah musisi, termasuk grup band Kotak. Hujan abu dilaporkan turun ketika acara masih berlangsung.
Gunung Marapi Masih Berstatus Waspada
Gunung Marapi hingga Senin (28/9/2026) masih berada pada Level II atau Waspada. Sehari setelah erupsi, PGA Marapi juga mencatat aktivitas kegempaan gunung masih mengalami peningkatan.
Petugas mengimbau masyarakat, pendaki, dan wisatawan tidak memasuki wilayah dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi atau Kawah Verbeek.
Dilansir dari Okezone.com – Masyarakat yang berada di wilayah terdampak hujan abu juga diminta menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan. Perlindungan terhadap mata dan kulit serta pengamanan sumber air bersih juga dianjurkan.
Warga juga diminta memperhatikan timbunan abu di atap rumah dan membersihkannya apabila diperlukan untuk mencegah beban berlebih pada bangunan.
Petugas mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah mempercayai informasi mengenai aktivitas Gunung Marapi yang belum jelas sumbernya.
Momen hujan abu di tengah festival musik tersebut menjadi perhatian di media sosial karena memperlihatkan dampak erupsi Gunung Marapi yang dirasakan langsung masyarakat di kawasan Bukittinggi.











































You must be logged in to post a comment Login