NortonNews.com – Harga cabai kembali menjadi salah satu penyumbang utama inflasi nasional. Berdasarkan data BPS per Mei 2026, kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat sebagai penyumbang inflasi terbesar dengan andil 0,39 persen.
Dalam kelompok tersebut, cabai merah menjadi komoditas yang paling mendorong kenaikan inflasi setelah harganya melonjak hingga 25,64 persen.
Menanggapi kondisi ini, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir meminta para kepala daerah untuk segera menggalakkan gerakan menanam cabai di daerah masing-masing.
Ia menegaskan bahwa pengendalian harga tidak bisa hanya bergantung pada pasokan dari luar daerah, tetapi juga harus didukung peningkatan produksi lokal.
Tomsi menjelaskan bahwa sebagian besar hasil cabai merah, sekitar 80 persen, diserap industri untuk produksi sambal kemasan, sehingga perdagangan antarwilayah memiliki keterbatasan volume.
Dilansir dari Lambeturah.com – Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu lebih aktif mendorong produksi cabai, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi.
Kemendagri pun mendorong seluruh pemda bersama TPID untuk segera menyusun strategi dan melakukan aksi penanaman cabai guna membantu stabilisasi harga.























































You must be logged in to post a comment Login