Jakarta ,NortonNews – Industri perfilman Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh pentingnya. Sutradara sekaligus penulis skenario senior, Ida Farida, dikabarkan meninggal dunia pada 3 September 2026 di usia 88 tahun.
Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan oleh akun resmi Festival Film Indonesia (FFI). Melalui unggahannya, FFI menyampaikan belasungkawa atas kepergian Ida Farida yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan dunia film dan televisi Indonesia.
FFI turut mengenang perjalanan panjang Ida Farida selama berkarya di industri kreatif Tanah Air. Dedikasi dan karya yang ia tinggalkan disebut menjadi bagian penting dalam sejarah perfilman nasional.
Kepergian Ida Farida pun membawa kesedihan bagi para pelaku industri hiburan. Sejumlah aktor dan sineas menyampaikan rasa kehilangan melalui media sosial, termasuk Dewi Irawan, Lukman Sardi, serta Sukhdev Singh.
Sepanjang kariernya, Ida Farida dikenal sebagai salah satu perempuan berpengaruh di dunia perfilman Indonesia. Ia tidak hanya berkiprah sebagai sutradara, tetapi juga dikenal memiliki kemampuan dalam menulis skenario.
Salah satu pencapaian terbesar Ida Farida adalah ketika berhasil meraih Piala Citra Festival Film Indonesia 1989 sebagai Penulis Skenario Terbaik melalui film Semua Sayang Kamu. Penghargaan tersebut menjadi bukti atas kualitas karya dan kepiawaiannya dalam membangun cerita.
Selain film layar lebar, Ida Farida juga memberikan kontribusi besar dalam perkembangan industri televisi Indonesia. Ia pernah terlibat dalam berbagai produksi sinetron dan serial televisi yang populer di masyarakat.
Namanya juga tercatat dalam perjalanan sejumlah tayangan terkenal, salah satunya Si Doel Anak Sekolahan yang menjadi salah satu sinetron ikonik Indonesia. Ia juga pernah menyutradarai beberapa episode serial Rumah Masa Depan.
Perjalanan panjang Ida Farida di dunia hiburan berlangsung melewati berbagai era perkembangan industri kreatif nasional. Dari masa awal pertumbuhan perfilman hingga era modern, karya-karyanya menjadi bagian dari perjalanan sejarah seni peran Indonesia.
Kepergian Ida Farida menjadi kehilangan besar bagi dunia perfilman Tanah Air. Namun, karya dan dedikasi yang telah ia berikan diyakini akan tetap dikenang serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Jejaknya sebagai sutradara dan penulis skenario membuktikan bahwa sebuah karya dapat terus hidup meski penciptanya telah tiada. Film, cerita, dan gagasan yang ia tinggalkan akan tetap menjadi bagian dari warisan budaya perfilman Indonesia.























































You must be logged in to post a comment Login