Di tengah berlangsungnya operasi pencarian, sejumlah warga dan nelayan di Carita, Kabupaten Pandeglang, menggelar tradisi larung kerbau ke tengah laut. Tradisi tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar delapan orang yang hingga saat ini belum ditemukan segera diketahui keberadaannya.
Prosesi larung berlangsung sekitar pukul 14.10 WIB. Belasan warga berangkat menggunakan perahu nelayan menuju tengah laut dengan membawa seekor kerbau yang telah disembelih. Kerbau tersebut kemudian dilarung ke laut.
Pemandu prosesi, Siin, menjelaskan bahwa larung kerbau merupakan tradisi masyarakat setempat yang dilakukan sebagai bentuk ikhtiar, doa kepada Allah SWT, sekaligus penghormatan terhadap leluhur.
Ia menegaskan, tradisi tersebut tidak dimaksudkan untuk mengesampingkan kepercayaan kepada Allah SWT. Menurutnya, seluruh kejadian tetap berada dalam kehendak Allah.
“Harapan saya berkaitan dengan musibah ini semoga keluarga korban diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran. Semoga korban ini dalam keadaan selamat atau tidaknya segera ditemukan,” ujar Siin.
Tradisi Larung Umumnya Dilakukan Saat Muharam
Siin mengatakan, tradisi larung telah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dan nelayan setempat yang biasanya dilaksanakan setiap tahun, khususnya pada bulan Muharam.
Namun, pelaksanaan kali ini dilakukan secara khusus sebagai bentuk ikhtiar masyarakat setelah delapan orang dilaporkan hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau.
“Jadi tradisi hanya ini untuk musibah ini. Biasanya setiap tahun saat Muharam,” katanya.
Sementara itu, proses pencarian masih berlanjut. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan Polairud terus melakukan penyisiran di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.
Pada hari ketujuh pencarian, sebanyak 18 kapal, satu helikopter, dan sekitar 500 personel dikerahkan untuk mencari keberadaan delapan orang tersebut.
Masyarakat berharap operasi pencarian segera menemukan titik terang sehingga keberadaan lima jurnalis serta tiga kru dan pemandu yang hilang kontak dapat segera diketahui.
You must be logged in to post a comment Login