Berdasarkan informasi yang beredar, insiden tersebut diduga bermula dari kesalahpahaman saat transaksi pembelian rokok menggunakan metode pembayaran QRIS. Persoalan muncul karena adanya keberatan terkait biaya administrasi, yang kemudian memicu adu mulut antara seorang pria dan penjaga warung.
Dalam video yang beredar, terlihat pria mengenakan pakaian hitam dan helm putih terlibat cekcok dengan penjaga warung perempuan. Situasi kemudian memanas hingga berujung aksi kekerasan. Pria tersebut tampak melayangkan pukulan, lalu merusak sejumlah fasilitas warung, termasuk etalase kaca dengan tabung gas dan lemari pendingin.
Bahkan, sempat muncul dugaan bahwa pria tersebut memanggil beberapa rekannya ke lokasi, sehingga menimbulkan kesan adanya tekanan atau intimidasi terhadap pihak warung.
Menanggapi viralnya kejadian tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen Donny Pramono, memberikan klarifikasi. Ia membenarkan adanya keterlibatan seorang prajurit TNI AD berinisial Sertu AW dalam insiden tersebut.
Namun, menurutnya, kejadian tidak sepenuhnya seperti yang tergambar dalam video yang beredar. Ia menjelaskan bahwa prajurit tersebut justru lebih dahulu menjadi korban kekerasan.
Dalam keterangannya, disebutkan bahwa Sertu AW mengalami luka akibat penusukan yang diduga
dilakukan oleh pemilik warung, dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di RS Hermina Kemayoran.
Terkait aksi perusakan, pihak TNI AD menyebut hal tersebut terjadi dalam situasi yang sudah terlanjur memanas di lokasi kejadian. Masyarakat pun diimbau untuk tidak langsung menyimpulkan peristiwa hanya dari potongan video yang beredar tanpa melihat konteks secara utuh.
Saat ini, penanganan kasus telah diserahkan kepada pihak berwenang. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, menyampaikan bahwa koordinasi dengan pihak militer sudah dilakukan dan proses hukum sedang berjalan melalui Polisi Militer (POM) TNI.
Pihak TNI AD juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai aturan yang berlaku. Sementara itu, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali kondusif.
You must be logged in to post a comment Login