NortonNews.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menyelidiki dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus (AY). Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menyebut penyidikan masih berjalan terhadap empat prajurit yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut.
Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa penyidikan terhadap empat personel yang diduga menganiaya Andrie Yunus masih terus berlangsung.
Sementara itu, empat prajurit yang menjadi tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan tersebut diketahui merupakan anggota Denma Badan Intelijen Strategis, yang berasal dari unsur Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Dilansir dari Kompas.com – Para prajurit berpangkat perwira pertama dan bintara itu telah diamankan serta ditahan di Pomdam Jaya.
Mereka diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras yang terjadi pada Kamis malam di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Aulia Dwi Nasrullah meminta publik menunggu hingga proses penyidikan oleh penyidik Puspom TNI rampung.
Akibat serangan air keras tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, seperti mata, wajah, dada, dan tangan.
Berdasarkan pemeriksaan awal tim medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, korban menderita luka bakar sekitar 24 persen dari total permukaan tubuhnya.
You must be logged in to post a comment Login