Jakarta,Norton News -Sebuah video yang menampilkan pertengkaran antara seorang pengendara dengan sekelompok pria yang diduga debt collector menjadi viral di media sosial pada Selasa (24/2/2026). Dalam insiden itu, pengendara dilaporkan ditusuk di perut hingga mengalami pendarahan.
Peristiwa terjadi di Gerbang Perumahan Cluster Livera, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Dari cuplikan video yang beredar, kejadian bermula ketika korban dihadang oleh sekelompok pria di area gerbang perumahan.
Dilansir Dari Liputan6 – Dalam video tersebut, terlihat salah satu terduga pelaku mengenakan kemeja biru dan celana panjang hitam sedang memegang benda yang diduga pisau. Pelaku bersama rekannya kemudian masuk ke mobil korban bernopol B-2540-JUN dan membawa mobil itu pergi.
“Istri korban terdengar berteriak, ‘Tolong, tolong ini debt kolektor,'” dalam video tersebut.
Diduga, selama upaya penarikan paksa mobil, korban mengalami penganiayaan serius hingga menderita luka tusuk di perut. Istri korban yang panik memohon bantuan warga sekitar dan pihak kepolisian.
“Suami saya ditusuk! Polisi tolong, ini suami saya ditusuk!” teriak sang istri sambil menahan suaminya yang lemah dengan pakaian penuh darah.
Korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Rekaman video lain memperlihatkan korban berada di ruang instalasi gawat darurat (IGD), dengan perut bersimbah darah akibat luka tusukan.
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, membenarkan kejadian tersebut.
“Tempat kejadian perkara terkait dugaan penusukan terhadap korban dengan modus penarikan mobil (DC) berada di gerbang Perumahan Cluster Livera, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua,” ujar Boy.
Ia menambahkan, dugaan penusukan masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Saat ini, polisi sedang memburu pelaku dan memastikan akan mengambil tindakan tegas.
“Kasus ini masih didalami penyidik. Tidak ada toleransi bagi tindak kekerasan yang membahayakan keselamatan masyarakat, apalagi nyawa seseorang. Pelaku pasti akan ditindak tegas,” jelas Boy.
You must be logged in to post a comment Login