NortonNews.com – Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 menegaskan pelaksanaan UTBK SNBT berlangsung transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi integritas.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, mengungkapkan banyak anak rektor dari sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) justru tidak lolos seleksi UTBK SNBT 2026.
Menurut Eduart, hal itu menjadi bukti bahwa proses seleksi berjalan objektif tanpa intervensi, meski rektor turut memiliki kewenangan dalam penentuan kelulusan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Dilansir dari Kompas.com – Eduart Wolok menyampaikan bahwa UTBK SNBT tidak hanya berfungsi sebagai proses seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Ia mengacu pada pernyataan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, yang menekankan pentingnya integritas sebagai landasan utama dalam seluruh tahapan seleksi nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Brian saat menghadiri konferensi pers terkait pelaksanaan SNBT.
UTBK SNBT 2026 diikuti oleh 145 perguruan tinggi negeri, yang terdiri atas 75 Perguruan Tinggi Negeri (PTN), 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), serta 44 Politeknik Negeri.
Jumlah peserta yang mendaftar melalui jalur SNBT 2026 mencapai 871.496 orang, sementara total kursi yang tersedia sebanyak 286.864 kursi di berbagai perguruan tinggi negeri.
You must be logged in to post a comment Login