Nasional

Ular kayu ditemukan bersembunyi di laci meja Puskesmas Pace, Nganjuk, petugas damkar langsung melakukan penanganan.

Jakarta,Norton News- Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk melakukan evakuasi terhadap seekor ular kayu yang ditemukan di ruang Poli Umum Puskesmas Pace, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat pagi (30/1/2026). Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan usai menerima laporan dari pihak Puskesmas.

Imam menjelaskan laporan diterima pada pukul 06.40 WIB dan proses evakuasi selesai sekitar pukul 07.10 WIB.Komandan Regu Pos Bantu Damkar Pace, Samuji, mengatakan bahwa petugas awalnya menerima laporan dari pihak Puskesmas.

Dilansir Dari Kompas- Samuji menuturkan, usai kegiatan pagi pihaknya menerima panggilan telepon yang melaporkan adanya ular tersebut. Ia menambahkan, petugas Puskesmas sempat melakukan pencarian awal sebelum Damkar tiba di lokasi.

Karena tidak berhasil ditemukan, pihak Puskesmas kemudian meminta bantuan Pos Bantu Damkar Pace untuk melakukan pencarian lanjutan, mengingat lokasi kejadian berada di fasilitas pelayanan kesehatan. Setelah dilakukan penyisiran, ular kayu tersebut akhirnya ditemukan di dalam ruang poli umum.

Samuji mengungkapkan bahwa ular tersebut akhirnya ditemukan di dalam laci meja. Ia menambahkan, ular kayu yang dievakuasi memiliki panjang sekitar satu meter.

Samuji menduga kemunculan ular di lingkungan Puskesmas berkaitan dengan kondisi sekitar lokasi yang berdekatan dengan area kebun serta pengaruh cuaca. Ia menyebutkan, bagian belakang Puskesmas memang berupa kebun dan saat ini tengah memasuki musim penghujan dengan suhu udara yang lebih dingin, sehingga ular diduga mencari tempat yang lebih hangat. Menurutnya, keberadaan ular di Ruang Poli Umum Puskesmas Pace tersebut tidak mengganggu pelayanan kesehatan karena proses evakuasi dilakukan sebelum layanan dibuka.

Samuji mengingatkan masyarakat agar tidak bertindak sembarangan saat menemukan ular, terutama jika belum mengetahui jenis serta tingkat bahayanya. Ia menegaskan, evakuasi mandiri boleh dilakukan apabila sudah memahami apakah ular tersebut berbisa atau tidak, namun jika belum mengetahuinya sebaiknya tidak bertindak nekat.

Samuji juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal guna mencegah masuknya ular ke area permukiman. Ia menyebutkan, tumpukan kayu maupun material bangunan kerap dimanfaatkan ular sebagai tempat persembunyian.

“Biasanya ular sering bersembunyi di tumpukan kayu, bata, atau benda-benda lain yang menumpuk,” ujarnya.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.