Insiden maut tersebut menyebabkan kedua kendaraan terbakar hebat dan menewaskan 16 orang di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin, menjelaskan bahwa bus ALS saat itu melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi dengan membawa sejumlah penumpang. Dari arah berlawanan, melintas truk tangki BBM yang diawaki dua orang.
“Diduga bus ALS masuk ke jalur lawan karena hendak menghindari lubang di jalan, sehingga bertabrakan dengan truk tangki BBM dari arah berlawanan,” ujar Iin.
Benturan keras membuat kedua kendaraan langsung dilalap api. Kobaran api dengan cepat membakar bus dan truk tangki sehingga banyak korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Kasat Lantas Polres Muratara, AKP M Karim, mengatakan seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Ada 16 korban meninggal dunia, terdiri dari 14 penumpang bus ALS dan 2 orang dari truk tangki BBM. Sebagian besar korban mengalami luka bakar parah,” jelasnya.
Selain korban tewas, empat penumpang bus ALS dilaporkan selamat. Tiga korban mengalami luka bakar serius, sementara satu lainnya mengalami luka ringan dan kini dirawat di RSUD Rupit.
Polisi juga telah mengidentifikasi lima korban, yakni sopir bus ALS bernama Alif, dua penumpang bus bernama M Fadli dan Saf, serta sopir truk tangki BBM Yanto bersama kernetnya Martini.
Sementara identitas korban lainnya masih dalam proses pendalaman. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumsel dijadwalkan turun membantu proses identifikasi jenazah.
Berdasarkan keterangan kernet bus yang selamat, kendaraan sempat oleng ke arah kanan sebelum masuk ke jalur lawan dan menabrak truk tangki.
“Diduga sopir menghindari lubang di jalan hingga bus kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan,” kata Karim.
Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dari lokasi dan arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian kembali normal.
You must be logged in to post a comment Login