Di dalam tas tersebut, terselip secarik surat yang ditulis oleh Zidan. Dalam pesannya, bocah itu memohon kepada siapa pun yang menemukan adiknya agar bersedia merawat bayi tersebut dengan penuh kasih sayang. Ia meminta agar Ameera diperlakukan seperti anak sendiri.
“Assalamualaikum Ibu/Bapak yang menemukan adik saya. Saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya karena ibu saya meninggal saat melahirkan,” tulisnya dalam surat yang kemudian ditemukan warga, Kamis.
Dilansir Dari Antara News – Dalam surat yang sama, Zidan juga menyampaikan alasan yang menyentuh hati. Ia mengaku tidak akan menemui adiknya lagi setelah kejadian tersebut karena tidak ingin masa depan sang bayi mengalami nasib yang sama seperti dirinya.
“Tolong anggap seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terima kasih,” tulisnya.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menjelaskan bahwa bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian pada pukul 17.43 WIB.
Menurut Anggiat, bayi perempuan itu ditemukan oleh dua orang saksi, Dinda dan Marlinah. Keduanya awalnya mendengar suara tangisan bayi dari arah luar rumah.
“Saksi Dinda mendengar suara tangisan bayi dari lantai dua. Setelah dicari sumber suaranya, ternyata berasal dari sebuah tas belanja yang berada di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga,” ujar Anggiat.
Saat ditemukan, bayi tersebut mengenakan pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru dan dibalut selimut putih. Di dalam tas juga terdapat beberapa perlengkapan bayi seperti susu bubuk, tisu basah, sarung tangan, serta secarik kertas berisi pesan.
Berdasarkan tulisan dalam surat tersebut, bayi diperkirakan baru berusia sekitar dua hari. Polisi menduga Zidan adalah orang yang meninggalkan bayi tersebut di lokasi kejadian.
Setelah menemukan bayi itu, para saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat dan pihak kepolisian. Informasi penemuan bayi juga disampaikan melalui grup WhatsApp Polsek Pasar Minggu.
Petugas yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan keterangan saksi. Polisi juga melakukan penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi dan berkoordinasi dengan pihak RT, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Puskesmas Pasar Minggu, serta Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.
Sekitar pukul 19.55 WIB, bayi perempuan tersebut akhirnya dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
You must be logged in to post a comment Login