Health

Tiga Orang Positif Narkotika Usai Razia THM di Makassar, Polisi Periksa Puluhan Pengunjung

MAKASSAR, NortonNews.com – Kepolisian menggelar razia narkotika di tempat hiburan malam (THM) Almadera Losari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, hingga Minggu dini hari, 18 Oktober 2026. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tiga orang dinyatakan positif narkotika berdasarkan hasil tes urine terhadap 50 pengunjung dan karyawan yang diperiksa secara sampling.

Operasi tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Kota Makassar. Kegiatan dimulai sekitar pukul 23.00 WITA dan dipimpin oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara.

Dalam pelaksanaannya, polisi mengerahkan puluhan personel gabungan untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung dan karyawan tempat hiburan malam tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan sekaligus menindaklanjuti potensi penyalahgunaan narkotika di lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari.

Puluhan Personel Gabungan Dikerahkan

Dilansir dari IDN Times Sulsel – razia di THM Almadera Losari melibatkan sebanyak 66 personel gabungan dari sejumlah satuan di lingkungan Polrestabes Makassar. Personel yang diterjunkan berasal dari Satuan Reserse Narkoba, Satuan Intelkam, serta Seksi Profesi dan Pengamanan atau Propam.

Keterlibatan beberapa satuan tersebut bertujuan mendukung pelaksanaan operasi agar berjalan sesuai prosedur. Setiap personel memiliki peran dalam kegiatan pemeriksaan, pengawasan, dan pelaksanaan tugas di lokasi razia.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap badan dan barang bawaan pengunjung maupun karyawan. Selain itu, polisi juga mengambil sampel urine dari sejumlah orang yang dinilai perlu menjalani pemeriksaan terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.

Pemeriksaan dilakukan dengan metode uji sampling terhadap 50 orang. Artinya, pengujian urine tersebut dilakukan terhadap orang-orang yang dipilih untuk diperiksa, bukan berarti seluruh pengunjung dan karyawan yang berada di tempat hiburan malam itu menjalani tes.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengawasan kepolisian terhadap lokasi yang berpotensi dimanfaatkan untuk penyalahgunaan narkotika. Melalui pemeriksaan langsung, aparat berupaya mengidentifikasi indikasi pelanggaran sekaligus memperoleh informasi awal yang dapat ditindaklanjuti apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang memerlukan pendalaman.

Tiga Orang Dinyatakan Positif Berdasarkan Tes Urine

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tiga dari 50 orang yang menjalani tes urine dinyatakan positif narkotika. Temuan tersebut kemudian menjadi perhatian penyidik untuk mengetahui lebih jauh kemungkinan adanya penyalahgunaan zat terlarang oleh ketiga orang tersebut.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap hasil pemeriksaan itu. Kepolisian belum berhenti pada hasil tes awal, tetapi melanjutkan pendalaman untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pemberitaan lain mengenai operasi yang sama, tiga orang tersebut terdiri atas dua perempuan yang bekerja sebagai lady companion (LC) dan seorang pengunjung laki-laki. Namun, hasil tes urine positif tidak dengan sendirinya menjelaskan jenis zat yang dikonsumsi, waktu penggunaannya, maupun seluruh rangkaian kejadian yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan tersebut.

Karena itu, hasil pemeriksaan perlu ditindaklanjuti melalui prosedur yang berlaku. Polisi harus mengumpulkan informasi dan melakukan pemeriksaan tambahan untuk menentukan apakah terdapat pelanggaran hukum serta tindakan apa yang dapat diterapkan terhadap pihak-pihak yang diperiksa.

Sampai informasi awal tersebut dipublikasikan, identitas ketiga orang yang dinyatakan positif tidak diungkapkan secara terperinci. Hal ini juga membuat masyarakat perlu menunggu penjelasan resmi mengenai hasil pengembangan perkara sebelum menarik kesimpulan lebih jauh.

Polisi Tidak Menemukan Barang Bukti Narkotika

Meski tiga orang dinyatakan positif berdasarkan tes urine, petugas tidak menemukan barang bukti berupa sabu maupun narkotika lainnya selama razia berlangsung. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal penting dalam penanganan kasus karena hasil pemeriksaan urine dan penemuan barang bukti merupakan dua hal yang berbeda.

Hasil tes urine dapat menjadi petunjuk awal yang memerlukan pemeriksaan lanjutan. Sementara itu, tidak ditemukannya narkotika di lokasi razia berarti petugas tidak memperoleh barang bukti berupa zat terlarang dalam pemeriksaan tersebut, berdasarkan keterangan yang telah dipublikasikan.

Dengan demikian, belum tepat untuk menyimpulkan bahwa ketiga orang tersebut memiliki atau mengedarkan narkotika hanya berdasarkan hasil tes urine. Penentuan dugaan pelanggaran harus mempertimbangkan hasil pemeriksaan secara menyeluruh dan bukti lain yang diperoleh penyidik.

Polisi masih perlu mendalami hasil tes terhadap ketiga orang tersebut untuk memastikan langkah berikutnya. Proses tersebut juga diperlukan agar penanganan perkara dilakukan secara objektif, tidak hanya berdasarkan dugaan, dan tetap sesuai dengan ketentuan hukum.

Pendekatan seperti ini penting untuk menjaga profesionalitas penegakan hukum. Di satu sisi, kepolisian harus serius menindak dugaan penyalahgunaan narkotika. Di sisi lain, setiap orang yang diperiksa tetap memiliki hak untuk memperoleh proses hukum yang adil.

Razia Akan Dilanjutkan ke Lokasi Rawan

AKBP Lulik Febyantara menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan kegiatan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kota Makassar. Razia serupa direncanakan menyasar lokasi-lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat penyalahgunaan zat terlarang, termasuk tempat hiburan malam.

Menurut kepolisian, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan peredaran narkotika dan menjaga keamanan masyarakat. Tempat hiburan malam menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena aktivitas di dalamnya berlangsung hingga larut malam dan melibatkan banyak pengunjung.

Namun, pelaksanaan razia tidak berarti seluruh tempat hiburan malam atau orang yang berada di dalamnya terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan kebutuhan pengawasan dan indikasi yang ditemukan di lapangan. Setiap temuan tetap harus ditangani berdasarkan fakta dan prosedur yang berlaku.

Upaya pencegahan juga membutuhkan dukungan masyarakat dan pengelola tempat hiburan. Pengelola dapat membantu menjaga lingkungan usaha tetap aman dengan menerapkan aturan yang jelas, memperhatikan aktivitas pengunjung, serta bekerja sama dengan aparat apabila ditemukan keadaan yang mencurigakan.

Sementara itu, masyarakat diharapkan memahami risiko penyalahgunaan narkotika dan tidak menganggap remeh dampaknya. Penyalahgunaan zat terlarang dapat membawa konsekuensi bagi kesehatan, kehidupan sosial, serta berpotensi menimbulkan persoalan hukum sesuai dengan keadaan dan ketentuan yang berlaku.

Penanganan Kasus Masih Didalami

Razia di THM Almadera Losari menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk memperkuat pengawasan terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika di Kota Makassar. Pemeriksaan terhadap 50 orang menghasilkan tiga temuan positif yang kini masih didalami oleh aparat.

Polisi belum menyampaikan seluruh hasil pengembangan terhadap ketiga orang tersebut dalam informasi awal yang tersedia. Oleh sebab itu, perkembangan mengenai pemeriksaan lanjutan dan keputusan penanganan perkara masih perlu menunggu keterangan resmi dari Polrestabes Makassar.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan identitas atau tuduhan yang belum terverifikasi. Pemberitaan mengenai kasus ini perlu tetap mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan asas praduga tak bersalah agar informasi yang diterima publik tidak menimbulkan kesimpulan keliru.

Norton News akan terus mengikuti perkembangan penanganan razia tersebut dengan mengacu pada informasi resmi dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Langkah pengawasan yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu menekan penyalahgunaan narkotika sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Makassar.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.