NortonNews.com – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang biasanya dipenuhi suasana kebersamaan dan keceriaan justru menjadi pengalaman menyedihkan bagi seorang ibu.
Curhatannya viral di media sosial setelah mengaku anaknya tidak diperbolehkan mengikuti lomba 17 Agustus karena dirinya tidak mampu membayar iuran sesuai nominal yang ditetapkan pengurus RT setempat.
Kisah tersebut menjadi perhatian publik setelah dibagikan melalui akun Instagram dan Threads.
Dalam unggahan yang beredar, sang ibu mengungkapkan bahwa pengurus RT meminta iuran untuk perayaan 17 Agustus sebesar Rp50.000 untuk setiap anak.
Dengan memiliki dua anak, total iuran yang harus dibayarkan mencapai Rp100.000.
Namun, karena keterbatasan kondisi ekonomi, sang ibu menyampaikan keadaannya dan meminta keringanan dengan hanya membayar Rp30.000.
Dilansir dari Lambeturah.co.id – Uang tersebut kemudian diterima oleh pihak yang diduga merupakan Ibu RT.
Meski demikian, ia disebut memberikan syarat bahwa kedua anak sang ibu tidak diperbolehkan mengikuti perlombaan 17 Agustus.
Tak hanya sang ibu, kisah serupa juga disampaikan oleh suaminya melalui akun Threads @m.bilall69.
Ia mempertanyakan aturan iuran perayaan 17 Agustus yang menurutnya terkesan menetapkan nominal secara sepihak, terlebih acara tersebut disebut-sebut akan digelar secara meriah.
“Apakah sekarang sumbangan 17-an memang ditentukan nominalnya? Kalau tidak membayar, apakah anak tidak diperbolehkan ikut lomba?” tulisnya.
Dalam unggahannya, sang suami juga mengungkap kondisi sosial di lingkungan tempat tinggal mereka yang dinilai kurang memiliki empati.
Ia menyebut istrinya diduga beberapa kali menerima sindiran dari warga lain akibat keterbatasan ekonomi keluarga, mulai dari persoalan iuran lomba hingga tudingan yang dinilai tidak berdasar ketika warga berkumpul di sekitar warung.
Unggahan tersebut sontak menuai beragam reaksi dari ribuan warganet.
Banyak pengguna media sosial mengaku prihatin dan menyayangkan sikap oknum pengurus RT yang disebut dalam cerita tersebut.
Menurut mereka, perayaan HUT Kemerdekaan RI semestinya mengedepankan semangat kebersamaan dan sukarela, tanpa membedakan kondisi maupun kemampuan ekonomi setiap warga.
You must be logged in to post a comment Login