TRENGGALEK, NortonNews.com – Seorang pemancing di Trenggalek, Jawa Timur, yang dilaporkan hilang sejak dua hari lalu, ditemukan meninggal dunia pada Senin (16/03/2026).
Korban, KT (46), warga Desa Tanggaran, Kecamatan Pule, sebelumnya hilang saat memancing di Bendungan Tugu, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, pada Sabtu (14/03/2026).
Pada Senin sekitar pukul 15.00 WIB, jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kehilangannya.Komandan Tim Operasi SAR Basarnas Pos Trenggalek, Yoni Fariza, mengatakan bahwa jenazah korban berhasil ditemukan ketika tim menyisir aliran sungai di sekitar bendungan dengan menggunakan perahu karet.
Dilansir dari Kompas.com – Yoni Fariza, Komandan Tim Operasi SAR Basarnas Pos Trenggalek, menjelaskan bahwa jenazah korban dievakuasi dalam kondisi yang masih mudah dikenali oleh keluarga, karena pakaian dan fisiknya masih utuh.
Setelah dievakuasi, korban diidentifikasi dan langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Diduga korban terseret arus sungai yang meningkat akibat hujan. Yoni menambahkan, korban berangkat memancing pada Sabtu (14/03/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, namun tidak kembali hingga hari itu, sehingga keluarga dan warga melakukan pencarian awal.
Saksi di sekitar lokasi menyebutkan bahwa korban sempat terlihat memancing di aliran sungai yang menuju bendungan.Saat itu, debit air dilaporkan naik karena hujan mengguyur Kecamatan Tugu dan sekitarnya.
Saat pencarian awal berlangsung, warga menemukan sepeda motor milik korban terparkir di sekitar Bendungan Tugu, yang kemudian diduga menjadi titik awal lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan yang diterjunkan terdiri dari enam personel Pos SAR Trenggalek, tiga personel BPBD Kabupaten Trenggalek, serta didukung TNI, Polri, dan warga setempat.
Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran baik di darat maupun di air, mencakup area sekitar bendungan dan aliran sungai.
Untuk memperluas area pencarian, tim juga menurunkan tiga perahu karet. Yoni menjelaskan bahwa operasi dibagi menjadi beberapa tim, dengan keselamatan personel menjadi prioritas utama karena arus sungai yang deras dan hujan yang kerap turun selama pencarian.
You must be logged in to post a comment Login