Nasional

Sertifikat mualaf Richard Lee resmi dicabut setelah muncul konflik dengan Doktif

Jakarta,NortonNews.com — Pendakwah yang juga pengurus Mualaf Centre Indonesia, Hanny Kristianto, menyatakan bahwa pihaknya telah mencabut sertifikat mualaf milik Richard Lee. Meski demikian, Hanny menegaskan bahwa pencabutan tersebut tidak memengaruhi status Richard sebagai seorang muslim.

Ia menjelaskan, keputusan itu diambil karena adanya indikasi penggunaan sertifikat mualaf dalam polemik hukum yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen yang melibatkan Richard Lee.

“Saya tidak mencabut status mualafnya. Jadi jangan sampai keliru, yang saya cabut hanya sertifikatnya,” ujar Hanny seperti dikutip dari detikHot pada Senin (4/5).

Dilansir dari CNN Indonesia – Ia menjelaskan, keputusan itu diambil setelah polemik soal mualaf sempat ramai dibicarakan. Menurutnya, saat itu pihak kuasa hukum menyebut memiliki bukti bahwa Richard memeluk Islam pada 5 Ramadan 2025 atau 5 Maret 2025. Hal itulah yang membuat Hanny menilai sertifikat tersebut berpotensi digunakan dalam konteks tersebut.

Hanny menjelaskan bahwa sertifikat mualaf pada dasarnya berfungsi sebagai dokumen administratif, salah satunya untuk mengurus perubahan data agama di KTP. Namun, setelah mengetahui sertifikat tersebut berpotensi dijadikan alat bukti dalam perkara hukum yang melibatkan Richard Lee, ia memutuskan untuk mencabutnya.

Keputusan itu diambil agar dirinya dan pengurus tidak ikut terseret dalam konflik yang tengah dihadapi Richard. Sebelumnya, Samira Farahnaz atau yang dikenal sebagai dokter detektif (doktif) sempat menuding Richard Lee mempermainkan agama Islam, sehingga polemik semakin memanas di ruang publik.

Hanny menegaskan, sertifikat mualaf seharusnya digunakan sebagai syarat administrasi, terutama untuk memastikan data kependudukan sesuai, termasuk dalam kondisi tertentu seperti pengurusan jenazah. Namun, ia menilai penggunaannya dalam ranah persidangan tidak tepat.

Karena itu, demi menghindari keterlibatan dalam proses hukum dan potensi konflik berkepanjangan, Hanny akhirnya memutuskan untuk mencabut dan menyatakan sertifikat tersebut tidak lagi berlaku.

“Dr. Richard tetap memilih fokus menjalani hidup dengan nilai-nilai positif, berupaya memberikan yang terbaik bagi sesama, serta terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan secara bijak,” tulisnya melalui admin.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.