SURABAYA, NortonNews.com – Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (RS Kemenkes) Surabaya mengadakan kegiatan lari santai atau fun run untuk memeriahkan rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2026. Acara yang digelar pada Minggu, 18 Oktober 2026, ini menjadi kegiatan lari perdana yang diselenggarakan rumah sakit tersebut sebagai bagian dari upaya mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 700 peserta yang berasal dari masyarakat umum, termasuk atlet profesional. Panitia menghadirkan dua kategori utama, yaitu lari 5 kilometer atau 5K bagi peserta umum serta Kids Dash dengan jarak 700 meter yang ditujukan untuk anak-anak.
Melalui kegiatan ini, RS Kemenkes Surabaya ingin menyampaikan bahwa menjaga kesehatan tidak harus selalu dilakukan melalui aktivitas yang rumit atau membutuhkan biaya besar. Olahraga sederhana yang dilakukan secara teratur dapat menjadi salah satu cara untuk membangun kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dilansir dari RRI – kegiatan fun run tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HKN 2026 yang berlangsung pada 1 Oktober hingga 30 November 2026. Hari Kesehatan Nasional sendiri diperingati setiap 12 November sebagai momentum untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
Fun Run Jadi Sarana Edukasi Kesehatan
Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, dr. Martha Siahaan, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan lari ini tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan aktivitas olahraga bersama. Acara tersebut juga menjadi sarana promosi dan edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Melalui pendekatan yang melibatkan partisipasi langsung, rumah sakit berupaya mengajak masyarakat memahami pentingnya menjaga kebugaran tubuh. Olahraga diharapkan tidak hanya dilakukan ketika seseorang merasa kurang sehat, tetapi menjadi bagian dari rutinitas untuk mempertahankan kondisi tubuh.
Kehadiran peserta dari berbagai kalangan juga memperlihatkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat. Peserta tidak hanya berkesempatan melakukan aktivitas fisik, tetapi juga ikut meramaikan kampanye kesehatan yang disampaikan oleh penyelenggara.
Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan RS Kemenkes Surabaya kepada masyarakat secara lebih luas. Namun, pesan utama yang ingin ditekankan adalah pentingnya membangun kebiasaan sehat melalui aktivitas yang mudah dilakukan dan dapat diterapkan secara konsisten.
Dua Kategori Lari untuk Berbagai Kelompok Usia
Dalam pelaksanaannya, panitia membagi kegiatan menjadi dua kategori dengan sasaran peserta yang berbeda. Kategori pertama adalah Fun Run 5K, yang diperuntukkan bagi masyarakat umum dan dapat diikuti oleh peserta yang ingin berolahraga melalui aktivitas lari.
Kategori kedua adalah Kids Dash dengan jarak 700 meter. Program ini secara khusus dirancang untuk anak-anak agar mereka mulai mengenal olahraga sejak usia dini.
Pemilihan kategori anak menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Pengenalan olahraga sejak kecil dapat membantu membangun kebiasaan aktif yang berpotensi terbawa hingga seseorang tumbuh dewasa. Anak-anak juga dapat belajar bahwa bergerak dan berolahraga merupakan bagian dari kegiatan sehari-hari yang menyenangkan.
Martha menilai pembentukan pola hidup sehat pada anak semakin penting di tengah perubahan gaya hidup masyarakat. Kemudahan memperoleh makanan melalui layanan pesan antar, misalnya, perlu diimbangi dengan kesadaran untuk memilih makanan bergizi serta menjaga aktivitas fisik.
Karena itu, edukasi kesehatan perlu dilakukan sejak dini, baik melalui keluarga, lingkungan pendidikan, maupun kegiatan masyarakat. Anak-anak yang terbiasa bergerak dan mengenal makanan sehat diharapkan lebih mudah menerapkan kebiasaan tersebut ketika beranjak dewasa.
Olahraga Tidak Harus Mahal
Salah satu pesan yang ditekankan dalam kegiatan ini adalah bahwa olahraga tidak selalu membutuhkan fasilitas khusus atau biaya besar. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mulai menjalani gaya hidup yang lebih aktif.
Menurut Martha, hal yang paling penting bukan sekadar mengikuti tren olahraga, melainkan menjaga konsistensi. Seseorang tidak cukup hanya mengikuti satu kegiatan lari, kemudian kembali menjalani kebiasaan tanpa aktivitas fisik. Manfaat olahraga akan lebih terasa apabila dilakukan secara teratur dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Pesan tersebut relevan bagi masyarakat yang memiliki kesibukan bekerja, belajar, atau mengurus keluarga. Dalam kondisi seperti itu, olahraga ringan dapat menjadi langkah awal untuk membangun rutinitas sehat tanpa harus mengubah seluruh kegiatan sehari-hari secara drastis.
Berjalan kaki, melakukan peregangan, atau meluangkan waktu untuk bergerak di sela aktivitas dapat menjadi pilihan sederhana. Masyarakat juga perlu menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga dengan kondisi tubuh agar aktivitas tersebut dapat dilakukan dengan aman.
Kampanye melalui fun run diharapkan mampu mengubah pandangan bahwa olahraga hanya diperuntukkan bagi atlet atau orang yang memiliki kemampuan fisik tertentu. Dengan pendekatan yang terbuka, masyarakat dapat terdorong untuk mulai berolahraga sesuai kemampuan dan meningkatkan aktivitasnya secara bertahap.
Direncanakan Menjadi Agenda Rutin
RS Kemenkes Surabaya berencana melanjutkan kegiatan olahraga serupa pada tahun mendatang. Martha menyampaikan bahwa kegiatan tersebut direncanakan berlangsung dua kali dalam setahun dengan tambahan kategori jalan santai.
Rencana tersebut menunjukkan bahwa penyelenggara ingin menjadikan aktivitas olahraga sebagai program yang berkelanjutan, bukan hanya kegiatan sesaat untuk memperingati HKN. Penambahan kategori jalan santai juga diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat yang belum terbiasa berlari.
Dengan adanya beberapa pilihan aktivitas, masyarakat dapat mengikuti kegiatan sesuai kemampuan dan kenyamanan masing-masing. Jalan santai dapat menjadi pilihan bagi peserta yang ingin tetap aktif tanpa harus menempuh jarak lari yang lebih jauh.
Konsistensi menjadi hal penting dalam membangun kebiasaan sehat. Kegiatan bersama dapat berfungsi sebagai pemantik agar masyarakat mulai bergerak, tetapi perubahan gaya hidup tetap perlu diterapkan dalam rutinitas sehari-hari.
Melalui agenda yang direncanakan secara berkala, RS Kemenkes Surabaya berharap pesan tentang pentingnya olahraga dapat terus disampaikan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan semacam ini dapat membuka ruang interaksi positif antara fasilitas pelayanan kesehatan dan warga.
Mengenalkan RS Kemenkes Surabaya kepada Masyarakat
Selain sebagai sarana promosi kesehatan, kegiatan fun run juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan RS Kemenkes Surabaya kepada publik. Martha menjelaskan bahwa rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit umum pertama milik Kementerian Kesehatan di Jawa Timur.
Sebelumnya, rumah sakit milik Kementerian Kesehatan yang berada di wilayah Jawa Timur antara lain RS Radjiman Wediodiningrat di Lawang, yang merupakan rumah sakit khusus kesehatan jiwa. Kehadiran RS Kemenkes Surabaya menambah pilihan fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah pusat di provinsi tersebut.
Melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, rumah sakit dapat memperluas pengenalan terhadap institusinya sekaligus menyampaikan pesan mengenai pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan.
Meski demikian, upaya meningkatkan kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada fasilitas pelayanan kesehatan. Kebiasaan individu, dukungan keluarga, serta lingkungan yang mendorong aktivitas fisik juga memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih sehat.
Pola Makan Sehat Perlu Diterapkan Sejak Dini
Selain mengajak masyarakat berolahraga, Martha turut mengingatkan pentingnya menjaga pola makan. Ia mengimbau masyarakat untuk membatasi konsumsi gorengan dan makanan tinggi lemak, mengurangi minuman dengan kandungan gula tinggi, serta menjaga keteraturan waktu makan.
Kebiasaan makan yang sehat perlu diperkenalkan sejak usia dini, bahkan sejak balita. Pendidikan mengenai makanan bergizi dapat membantu anak mengenali pilihan makanan yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Pola makan sehat sebaiknya berjalan beriringan dengan aktivitas fisik. Olahraga tanpa memperhatikan asupan makanan belum cukup untuk membentuk kebiasaan hidup sehat secara menyeluruh. Sebaliknya, pemilihan makanan yang baik juga perlu didukung aktivitas fisik yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Keluarga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan tersebut. Orang tua dapat memberikan contoh melalui pilihan makanan sehari-hari dan mengajak anak melakukan aktivitas fisik bersama. Dengan cara ini, gaya hidup sehat tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga praktik yang dilakukan secara berulang.
Penyelenggaraan fun run oleh RS Kemenkes Surabaya dalam rangka HKN 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa kesehatan perlu dijaga melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Melalui olahraga, pola makan seimbang, dan edukasi sejak dini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan untuk jangka panjang.
You must be logged in to post a comment Login