Jakarta, Norton News – dikutip dari tangerang.tribunnews.com, Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan pada Senin (7/7/2025) sore memicu banjir dan longsor di sejumlah titik, terutama di kawasan Ciputat dan Pamulang. Intensitas hujan yang tinggi sejak pukul 15.47 WIB menyebabkan sejumlah aliran kali meluap dan sistem drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga berdampak langsung pada permukiman warga.
Banjir tercatat melanda sejumlah lokasi seperti Jalan Raya Totitoti, Perumahan Bintaro Indah RW 22, Bukit Nusa Indah, Pamulang Asri 2, serta sejumlah titik lain di Kecamatan Ciputat dan sekitarnya. Tinggi muka air (TMA) bervariasi, mulai dari 10 hingga 130 cm. Data sementara mencatat lebih dari 500 jiwa terdampak, dengan lebih dari 500 kepala keluarga (KK) mengalami gangguan akses hingga genangan di rumah.
Banjir terparah terjadi di Perumahan Bintaro Indah, Kelurahan Jombang, dengan TMA mencapai 110 cm dan memengaruhi sekitar 200 KK. Sementara di Perum Bukit Nusa Indah dan Pamulang Asri 2, genangan air dilaporkan mengganggu aktivitas 180 dan 80 KK secara berturut-turut.
Di Kampung Empang Sari dan Kampung Masjid, Ciputat, banjir juga merendam kawasan permukiman dengan ketinggian air hingga hampir satu meter. Kondisi diperparah oleh luapan Kali Serua, Kali Kedaung, serta buruknya sistem drainase di wilayah tersebut.
Selain banjir, tanah longsor turut dilaporkan di Perumahan Puri Pamulang, Kelurahan Bambu Apus. Tembok turap di kawasan itu ambrol akibat tergerus air, menyebabkan 16 KK terdampak dan harus dievakuasi sementara.
Petugas gabungan dari BPBD dan aparat setempat telah melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak, termasuk evakuasi warga serta pendataan kerusakan. Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap waspada menghadapi potensi hujan susulan.
You must be logged in to post a comment Login