Nasional

QR Code MyPertamina Diduga Dicuri Warga Magetan

NortonNews.com – Media sosial tengah diramaikan dengan aksi protes seorang pria di SPBU Maospati, Magetan. Ia mengaku kecewa setelah barcode atau QR Code subsidi BBM miliknya diduga dipakai oleh orang lain untuk melakukan pengisian Pertalite maupun Solar.

Kabar ini pertama kali mencuat di Facebook sebelum akhirnya viral usai diunggah akun Instagram @wartamagetan dan dibagikan kembali oleh akun Threads @medhioen.ae.

“Di Facebook lagi ramai kalau di Pom Maospati ada bapak-bapak protes karena barcode BBM subsidinya dipakai orang lain. Semoga segera ada kejelasan terkait masalah ini,” tulis keterangan dalam unggahan yang beredar.

Peristiwa tersebut langsung memancing kekhawatiran publik, khususnya soal keamanan data dan potensi penyalahgunaan QR Code Subsidi Tepat MyPertamina oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Risiko Cetak QR Code di Jasa Pihak Ketiga

Sejak penggunaan QR Code diwajibkan untuk pembelian BBM subsidi, banyak jasa cetak pihak ketiga bermunculan, baik di pinggir jalan maupun marketplace. Mereka menawarkan layanan mengubah barcode menjadi kartu plastik menyerupai SIM atau KTP agar dianggap lebih praktis digunakan.

Kasus yang terjadi di SPBU Maospati ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada dalam menggunakan jasa cetak QR Code MyPertamina dari pihak ketiga. Pasalnya, terdapat sejumlah risiko yang dapat merugikan pemilik barcode subsidi tersebut.

• Risiko Penyalahgunaan Data: Oknum penyedia jasa yang tidak bertanggung jawab berpotensi menyimpan salinan QR Code milik pelanggan untuk dipakai sendiri maupun diperjualbelikan.

• Kuota BBM Cepat Habis: Apabila QR Code digunakan kendaraan lain, terutama yang memiliki kapasitas tangki lebih besar, kuota BBM subsidi bisa terkuras tanpa disadari pemilik asli.

• Potensi Pemblokiran Akun: Jika terdeteksi adanya transaksi yang tidak sesuai dengan data kendaraan terdaftar, akun Subsidi Tepat MyPertamina berisiko terkena pemblokiran dari sistem Pertamina.

Dilansir dari Lambeturah.co.id – Agar kejadian serupa tidak terulang, masyarakat disarankan lebih berhati-hati dalam menjaga data QR Code subsidi mereka. Berikut sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan tersebut:

  1. Cetak Sendiri Jika Memungkinkan: Masyarakat disarankan mengunduh dan mencetak QR Code secara mandiri menggunakan printer pribadi demi menjaga keamanan data.
  2. Awasi Saat Proses Cetak: Bila harus memakai jasa percetakan, sebaiknya tetap mengawasi proses pencetakan dan meminta file QR Code segera dihapus dari perangkat penyedia jasa setelah selesai digunakan.
  3. Manfaatkan Aplikasi Resmi MyPertamina: Menampilkan QR Code langsung melalui aplikasi di ponsel dinilai lebih aman dibanding membawa kartu fisik yang mudah difoto atau disalin orang lain.
  4. Rutin Memeriksa Riwayat Transaksi: Pengguna juga dianjurkan untuk sering mengecek riwayat transaksi di aplikasi MyPertamina guna memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan.

Sampai saat ini, masyarakat masih menantikan penjelasan resmi dari pihak SPBU Maospati maupun Pertamina terkait dugaan penyalahgunaan QR Code tersebut, sekaligus berharap ada sistem pengamanan yang lebih ketat agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.