Nasional

Purbaya menegaskan bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk memperkuat nilai tukar rupiah hanya dalam waktu satu malam.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa ia mampu membalikkan pelemahan nilai tukar rupiah dalam waktu semalam. Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah terus berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), bahkan pada perdagangan Selasa (20/1) nilainya hampir menembus angka Rp17.000 per dolar AS.

Mengutip Detikfinance, Purbaya mengungkapkan bahwa ia memahami secara jelas faktor utama yang menyebabkan tekanan terhadap rupiah. Namun, ia menilai tidak tepat baginya untuk memaparkan hal tersebut kepada publik karena stabilisasi nilai tukar bukan merupakan kewenangan Menteri Keuangan, melainkan menjadi tugas bank sentral.

“Saya memahami dengan jelas penyebab melemahnya rupiah dan mampu memperbaikinya dalam waktu singkat, bahkan hanya satu hingga dua malam. Namun, kewenangan tersebut bukan berada di tangan saya karena saya bukan bank sentral,” ujar Purbaya saat ditemui di lingkungan Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan pemantauan CNNIndonesia.com, pada akhir perdagangan Selasa (20/1), nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp16.956 per dolar AS. Mata uang Garuda tersebut mengalami pelemahan tipis sebesar 1 poin atau turun 0,01 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

Dilansir Dari CNN Indonesia- Sementara itu, nilai tukar acuan Bank Indonesia (BI) melalui Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) mencatat rupiah berada di level Rp16.981 per dolar AS pada perdagangan sore ini.

Purbaya meminta agar seluruh pertanyaan diarahkan kepada Bank Indonesia. Ia menegaskan tidak ingin terseret untuk membahas isu tersebut lebih jauh. “Silakan tanyakan ke bank sentral, nanti saya terus dipancing masuk ke ranah itu. Kalau sampai saya bicara terlalu jauh, bisa menimbulkan polemik lagi. Yang jelas, saya mengetahui penyebabnya,” ujar Purbaya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan mengaku heran melihat nilai tukar rupiah justru melemah di tengah derasnya arus dana asing yang masuk ke Indonesia melalui pasar modal.

“Ketika aliran modal yang masuk sangat besar, mengapa rupiah malah tertekan? Silakan tanyakan hal itu kepada mereka, karena saya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi atau memberikan penjelasan. Otoritas tersebut berada di tangan bank sentral,” ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (20/1).,

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.