NortonNews.com- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa lebih dari 1.000 SPPG atau dapur dalam program MBG yang bermasalah telah dihentikan sementara.
Ia menegaskan pemerintah akan memastikan standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan terpenuhi agar program berjalan optimal dan tepat sasaran.
Dilansir dari Kompas.com- Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, lebih dari 1.000 dapur telah disuspend, dengan total mencapai 1.030.
Ia menilai Wakil Kepala BGN, Ibu Nanik, bersikap tegas karena aktif melakukan inspeksi mendadak.Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan penghentian sementara ini bukan untuk menghentikan program MBG, melainkan sebagai bagian dari evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan, langkah tersebut diambil setelah melakukan pengecekan langsung, menyusul berbagai kritik terhadap pelaksanaan MBG.
Ia juga mengaku telah memanggil Kepala BGN dan melakukan cross-check.
Prabowo Subianto bilang pemerintahnya terbuka sama kritik, bahkan masalah di MBG dipakai buat bahan evaluasi supaya programnya makin baik.
Prabowo Subianto menegaskan bahwa penindakan tegas akan diberikan kepada dapur yang tidak memenuhi standar, dengan pengawasan langsung di lapangan.
Ia menjelaskan, pemerintah kini menerapkan sistem sertifikasi ketat, mencakup kebersihan, keamanan pangan, kualitas air, hingga proses pengolahan.
Dapur yang tidak lolos standar tersebut akan ditutup.
Dapur tak sesuai standar langsung di-suspend sampai diperbaiki.
Pemerintah menyediakan mekanisme pengawasan publik dalam pelaksanaan MBG melalui akses pelaporan bagi masyarakat, sekolah, dan orang tua.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan publik agar program berjalan tepat sasaran.
Ia juga membuka ruang bagi siapa saja untuk melakukan pengecekan dan menyampaikan komplain.
You must be logged in to post a comment Login