Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, menyampaikan bahwa total tiga personel Polri menjadi korban dalam rangkaian kejadian tersebut. Korban meninggal dunia diketahui berinisial JE (24), yang tewas akibat luka bacok serius.
Peristiwa bermula pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 10.40 WIT, ketika korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pertigaan Gereja Kingmi Ebenhaezer, Kampung Kimupugi, Distrik Kamuu. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bacok di bagian leher hingga kepala belakang, serta luka parah pada jari tangan kanan hingga putus.
Penemuan jasad JE berawal saat personel Polres Dogiyai melakukan patroli dan melihat warga berlarian di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan tergeletak di parit depan gereja.
Menurut Kapolda, korban diduga menjadi sasaran penganiayaan oleh pihak tak dikenal hingga meninggal dunia.
Setelah kejadian tersebut, aparat kepolisian langsung meningkatkan patroli di sejumlah titik. Namun, situasi justru semakin memanas. Saat melintas di Jalan Trans Nabire–Enaro, Kampung Ikamenida, petugas kembali mendapat serangan dari sekelompok massa yang melepaskan anak panah ke arah aparat.
Akibat serangan itu, seorang anggota berinisial Bripda AR mengalami luka tembak senjata PCP di bagian bahu kiri. Tak berselang lama, sekitar pukul 18.30 WIT, serangan kembali terjadi ketika sekelompok massa menyerang Mapolres Dogiyai menggunakan panah dan batu. Dalam insiden ini, anggota lainnya berinisial AY mengalami luka di bagian bahu belakang kanan akibat panah.
Meski sempat memanas, pihak kepolisian memastikan kondisi di Dogiyai kini mulai berangsur kondusif. Aparat keamanan terus melakukan penjagaan secara intensif guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi lanjutan.
Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban dari kalangan warga sipil. Sementara itu, jenazah korban JE telah dievakuasi ke RSUD Pratama Dogiyai untuk penanganan lebih lanjut.
You must be logged in to post a comment Login