NortonNews – Kepolisian masih mendalami motif di balik kasus pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, Arshaka Ghafa El Faezya. Pelaku yang berinisial Dwi Bagus (40), suami siri korban, diduga melakukan perbuatan tersebut karena persoalan emosi dan kecemburuan yang berkaitan dengan status pernikahannya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Kombes Roy HM Sihombing, menjelaskan bahwa dugaan awal motif pembunuhan berkaitan dengan konflik antara pelaku dan korban. Perselisihan tersebut diduga muncul setelah korban mengetahui adanya komunikasi antara pelaku dan istri sahnya sehingga memicu kecemburuan.
Menurut keterangan polisi, pertengkaran diduga terjadi di sebuah hotel di Kota Madiun. Dalam peristiwa tersebut, Dwi Bagus diduga mencekik Dini hingga meninggal dunia, kemudian membunuh anak korban di dalam mobil.
Setelah melakukan pembunuhan, pelaku diduga berusaha menghilangkan jejak dengan membakar jenazah korban dan menggunakan mesin penggiling daging. Polisi juga menyebut pelaku sempat berencana membuang sisa jenazah ke laut.
Dilansir dari detik.com – Roy HM Sihombing menyampaikan bahwa penyidik masih menggali lebih jauh latar belakang kejadian untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang berujung pada pembunuhan tersebut.
Di sisi lain, kuasa hukum keluarga korban, Ikbal Sermaf, menilai persoalan kecemburuan saja belum cukup menjelaskan tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku. Ia menyebut terdapat pesan singkat yang mengindikasikan bahwa Dini sempat mengalami ketakutan dan enggan kembali ke Madiun.
Menurut Ikbal, pesan-pesan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memahami apakah terdapat ancaman yang dirasakan korban sebelum kejadian.
Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya berharap penyidik dapat mengungkap seluruh latar belakang kasus secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya faktor lain di luar dugaan kecemburuan. Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif dan rangkaian kejadian berdasarkan bukti yang ditemukan.
You must be logged in to post a comment Login